Kota Pusaka di Pesisir Jawa

Penjaga stan memperlihatkan kain batik Lasem. (Foto: Antara/R. Rekotomo)

Jakarta: Kecamatan Lasem, Jawa Tengah terkenal dengan perpaduan tiga kebudayaan, yaitu Jawa, Tiongkok, dan Madura. Namun masyarakatnya hidup akur berdampingan. 

Berdasarkan perbaduan kebudayaan tersebut, Lasem memiliki tarian modern yang diadaptasi dari ragam unsur budaya yang ada di Lasem. Tarian ini bernama tarian tiga warna. 

Selanjutnya, Lasem terkenal akan batiknya. Batik Lasem mengandung unsur perpaduan tiga budaya, yakni Jawa, Tiongkok, dan Madura. 

Batik Lasem memiliki ciri khas warna yang cerah dengan lambang ukiran ada burungnya. Lambang burung ini mengartikan adanya rasa toleransi dan keberagaman.

Selain itu, kuliner dari Lasem juga mampu menarik para wisatawan meskipun sudah hampir punah. Kuliner tersebut bernama Yopia.

Yopia merupakan jenis makanan kering berkulit tipis berisi gula Jawa. Ahli warisnya, Siek Tian Nio alias Waras, 72 tahun, memproduksi yopia saban hari dibantu anak dan mantunya. 

Wara memproduksi yopia di dapur rumah kuno yang diprediksi berumur seratusan tahun di kawasan Dusun Karangturi, Lasem. Selain Yopia, ada juga lontong tuyuhan. Makanan tradisonal khas Lasem yang dicampurkan dengan kuah kare dan juga sate.

Saksikan selengkapnya dalam program Idenesia pada hari Minggu 21 Oktober 2018 pukul 21.30 WIB hanya di Metro TV.

(ROS)