“Efek Samping” Pameran Kelompok 25 Perempuan Seniman

Pameran kelompok 25 perempuan perupa di Indonesia, “Efek Samping” resmi dibuka Sabtu, 20 Oktober lalu. Pameran ini bisa dinikmati sampai 9 November 2018, di Karja Art Space, Ubud, Bali.

Digagas dan diselenggarakan oleh Futuwonder sebuah kolektif lintas disiplin, pameran ini merupakan salah satu program dari proyek seni “Masa Subur” yang ditujukan untuk memantik tumbuh suburnya peran aktif perempuan pekerja seni di wilayah seni rupa kontemporer.

Pameran ini dibuka oleh Ayu Laksmi dan Sinta Tantra (seniman Britania Raya keturunan Bali). “Masa Subur: Efek Samping” Futuwonder sebagai sebuah kolektif baru dibentuk pada awal tahun 2018 oleh 4 perempuan pekerja seni dari berbagai latar belakang profesi.

Mereka adalah Citra Sasmita (perupa), Putu Sridiniari (konsultan desain lepas), Savitri Sastrawan (kurator/penulis), dan Ruth Onduko (manajer seni). Proyek Masa Subur adalah gagasan awal dari rangkaian program yang telah mereka kerjakan sejak pertengahan tahun 2018, salah satunya adalah penyelenggaraan pameran yang pesertanya adalah perempuan pekerja seni.

“Awalnya proyek seni ini kami ajukan untuk salah satu hibah seni tapi sayangnya tidak lolos. Meskipun dana hibah tidak turun, kami tetap melanjutkan proyek ini secara swadaya dan swadana, kami punya visi dan misi ke depan yang kami yakini penting bagi tumbuh suburnya peran aktif perempuan di wilayah seni rupa kontemporer, khususnya di Bali,” ucap Ruth Onduko.

“Pameran bisa menjadi pemantik bagi pelaku seni lainnya untuk melakukan hal serupa, saling mendukung, bekerjasama agar tercipta eksositem seni oleh dan untuk perempuan semakin progresif dari sisi kualitas dan kuantitas. “Masa Subur” adalah momentum bagi para pekerja seni khususnya perempuan untuk tumbuh berkembang,” tambah Ruth Onduko.

Terus berdiskusi, masing-masing anggota Futuwonder memetakan permasalahan yang terjadi dalam situasi berkesenian para perempuan seniman berdasarkan pengalamannya di Bali.

Permasalahan yang dihadapi perempuan dalam dunia seni rupa global

“Representasi perempuan seniman di Bali sangat minim dan hampir tidak ada konsolidasi untuk merubah keadaan. Situasi ini menjadi status quo, sesuatu yang niscaya atau istilah Bali-nya: nak mule keto (sudah dari dulu begitu). Ekosistem kesenian tidak berkembang untuk mengakomodir perempuan seniman selain itu tuntutan kewajiban di institusi keluarga maupun adat menghambat pergaulan di ranah kreatif dan intelektual,” ungkap Putu Sridiniari.

Futuwonder melihat bahwa ada banyak potensi dari perempuan pekerja seni di Bali yang sangat baik namun secara kuantitas mereka jarang muncul di event-event pameran kontemporer yang ada di Bali.

“Sebagian besar perempuan pekerja seni yang menghadirkan antithesis dari selera estetika dalam arus utama seni rupa pun menghadapi beberapa tantangan seperti sulitnya apresiasi dan kesempatan memamerkan karya dalam ruang yang representatif di mana berbagai ide
dapat bertemu sehingga memantik diskursus karya-karya perempuan pekerja seni dapat berjalan dinamis, menjadikan perempuan turut aktif dalam memberikan sumbangsih pengetahuan dan wacana dalam dunia seni rupa.”

Wacana perempuan dalam seni rupa pun kerap kali dianggap wacana yang sifatnya insidental karena terpengaruh trend feminisme yang sedang bekerja dalam situasi politik dunia, sehingga alih-alih masyarakat bisa menikmati karya seni secara objektif namun yang menjadi “efek samping” adalah adanya kecurigaan dalam pembacaan karya perempuan yang selalu diasosiasikan dengan visual banal dan radikal.

Atau merupakan hal yang tidak perlu dibesar-besarkan karena hanya menghadirkan ekspresi personal yang tidak akan memberikan dampak secara luas dalam pembacaan wacana seni rupa. Citra Sasmita menambahkan permasalahan yang dihadapi perempuan dalam dunia seni
rupa global.

Proyek Masa Subur mencoba menghadirkan produktifitas perempuan pekerja seni yang tidak hanya aktif berkarya namun aktif juga dalam memproduksi ide dan gagasan.

Futuwonder tawarkan metode Program Kurasi Kolektif (PKK)

Futuwonder dalam seleksi karya menawarkan metode yang disebut PKK (Program Kurasi Kolektif), sebuah metode untuk memberikan penilaian dan pemilihan karya peserta Open Call berdasarkan beberapa kriteria yang disepakati oleh Futuwonder, yaitu visual dan kecakapan peserta dalam membuat karya seni, gagasan dan korelasi karya dengan tema besar “Masa Subur”.

Tercatat lebih dari 100 aplikasi dari berbagai kota dan daerah di Indonesia, tidak hanya peserta dari Jawa dan Bali namun peserta dari Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi juga turut mengirimkan karya dan ide terbaik mereka dalam mengangkat permasalahan keperempuanan, pengalaman sosial dan kultural serta tantangan yang mereka hadapi sebagai perempuan.

Seniman yang akhirnya terpilih dari proses seleksi PKK adalah Ika Yunita Soegoro, Ni Luh Listya Wahyuni, Sekar Puti, Santy Wai Zakaria, Siti Nur Qomariah, Patricia Paramita, Nuri F.Y, Tactic Plastic Project, Findy Tia Anggraini, A.Y Sekar F, Christine Mandasari Dwijayanti, Venty Vergianti, Irene Febry, Osyadha Ramadhana, Evy Yonathan, Caron Toshiko Monica, Khairani Larasati Imania, Luna Dian Setya, Dea Widya, Sumie Isashi, dan Salima Hakim.

Sedangkan seniman undangan yang dipilih untuk merepsons tema “Masa Subur” adalah Mangku Muriati, Ika Vantiani, Andita Purnama dan Citra Sasmita.

Sebagai anggota Futuwonder yang berkecimpung di dunia kuratorial Savitri Sastrawan menjelaskan bahwa pameran “Efek Samping” adalah pameran yang menghadirkan kekaryaan perempuan pekerja seni Indonesia saat ini, sembari memperkaya penulisan dokumentasi
peristiwa seni rupa oleh perempuan pekerja seni.

“Saat Open Call, kami menekankan bahwa yang kami cari adalah karya dari disiplin apapun dalam bentuk dua dimensi. Kami tidak ingin terpaku pada satu disiplin saja mengingat seni rupa sudah berkembang banyak metode-metodenya. Karena yang diterima sesuai harapan, Efek Samping dapat dibentuk menjadi pameran seni yang lintas disiplin.”

“Eksplorasi material maupun gagasan ada banyak macam dari yang sifatnya kerajinan seperti keramik, desain seperti desain grafis, sampai yang seni murni seperti lukisan. Melalui karya-karya mereka juga, kami dapat menjawab Efek Samping itu bersama,” Jelas Savitri.

Salah satu peserta undangan SBOBET adalah Mangku Muriati pelukis gaya klasik Wayang Kamasan yang karyanya mengangkat tema di luar kebiasaan Wayang Kamasan pada umumnya. Karya Mangku Muriati yang menggambarkan kehidupan perempuan masa kini sebagai wanita karier.

Lalu ada karya Irene Febry, seri The Gender Issue, yang menggunakan material kertas sebagai metode “bahasa” untuk menyampaikan gagasannya. Karyanya memaparkan perbedaan gender yang keduanya mempunyai posisi sama penting.

Medium tekstil dan proses menjahit sebagai metode menulis ulang sebuah sejarah juga hadir di beberapa karya pameran Efek Samping. Tekstil sangatlah dekat dengan keseharian kita dan kecenderungan ditemukan dalam bentuk tradisi.

Seperti Her story: Let’s start from the beginning, shall we? oleh Salima Hakim mengilustrasi ulang evolusi manusia dalam ‘jenis’ perempuan daripada laki-laki yang telah kita kenal lama.

Penggunaan foto-bordir muncul di karya Dea Widya, mengangkat eksistensi perempuan pada sejarah, yakni keberadaan para Nyai, seperti ‘perempuan yang dihapus namanya’ dalam sejarah.

Karya dua foto-bordir ini seperti mendistorsi image perempuan di masa lalu, dengan sentuhan ‘ambigu’. Permainan komposisi, efek bayangan menimbulkan narasi baru di mana idenitas pada masa itu juga ‘ambigu’.

25 seniman yang berpameran di pameran Efek Samping ini mempunyai gaya, metode, pilihan medium, cara tutur dan tema yang beragam dan menarik.

Selain pameran, hadir juga rangkaian acara diskusi “Tumbuh Subur: Tantangan Perempuan di Seni Rupa” yang menghadirkan Saras Dewi (dosen filsafat) dan Sinta Tantra (seniman), juga workshop Happy Plastic bersama Tactic Plastic Project di pertengahan Oktober 2018 Lalu.

Pameran ini juga turut memeriahkan gelaran festival literasi UWRF sebagai salah satu art exhibiton program dan bagian dari Bali Arts Road program sampingan Art Bali 2018.

Serunya Merayakan Halloween di CP dan Neo Soho Mall

Jakarta: Menyambut momen Halloween, Central Park dan Neo Soho Mall menghadirkan acara bertajuk Halloween Pumpkin Patch Festival pada 19-31 Oktober 2018.

Senior Marketing Communication Manager Central Park dan Neo Soho Mall Silviyanti Dwi Aryati mengatakan, beragam aktivitas diselenggarakan untuk memeriahkan momen Halloween. Salah satunya, menyediakan 500 buah labu kuning asli untuk membawa suasana Halloween semakin terasa di Tribeca Park, Central Park Mall, Jakarta.

“Kali ini kami menyuguhkan ratusan pumpkin asli di Tribeca Park untuk menjadikan Halloween menjadi momen yang tak terlupakan,” kata Silviyanti dalam keterangan tertulis, Senin, 29 Oktober 2018.

Selain itu, Eco Skywalk di Neo Soho Mall juga akan dihiasi Pumpkin Playground.  Rangkaian Halloween Pumpkin Patch Festival Central Park dan Neo Soho Mall menawarkan program acara menarik dan menyenangkan.

Apa saja acaranya?

Ada yang berbeda dari perayaan momen Halloween tahun ini, yaitu keberadaan Kuda poni bernama Grace, Namie, dan Febi. Kuda tersebut datang langsung dari Skotlandia akan hadir di Tribeca Plaza.

Para pengunjung sbobet indonesia dengan berat badan maksimum 25 kg dapat mengitari area berkuda sebanyak 2 putaran. Para pengunjung juga dapat memberikan makan kuda poni tersebut secara langsung dan main panahan hanya dengan membayar Rp55 ribu.

Halloween Parade (27 Oktober 2018)

Acara Halloween Parade diperuntukkan bagi anak usia 4-12 tahun. Peserta akan berlomba memakai kostum khas Halloween yang unik dan lucu di acara Halloween Parade.
Anak-anak akan parade mengelilingi Neo Soho Mall diawali di Eco Skywalk dan diakhiri di Jakarta Aquarium. Bagi anak-anak yang paling kreatif dan cocok dengan tema Halloween, akan mendapatkan hadiah total Rp7,5 juta untuk 6 pemenang.

Ballon Man dan Magician For Hallowen (27-28 Oktober 2018)

Penampilan dari atraksi-atraksi dan sulap dikemas dalam acara Balloon Man & Magician. Para pengunjung dapat menyaksikan berbagai pertunjukan tersebut secara gratis.

Little Halloween Photo Competition (27-31 Oktober 2018)

Pengunjung dapat mengikuti Little Halloween Photo Competition. Peserta cukup berfoto dengan nuansa Halloween di dekorasi Halloween Pumpkin Patch Festival di Eco Skywalk maupun Tribeca Park.

Foto tersebut diunggah melalui akun Instagram dengan mention @Centralparkmall @Neosohomall dan menyertakan tagar #LITTLEHALLOWEEN2018. Ajak juga tiga teman untuk follow dan mengikuti kompetisi ini. Bagi 10 foto terbaik berhak mendapatkan Shopping Voucher total senilai Rp2 juta dari Central Park dan Neo Soho Mall.

Halloween Costume Competition (28 Oktober 2018)

Para pengunjung dapat memamerkan kepiawaian mendesain kostum tema Halloween. Terpilih 20 orang yang dapat langsung memeragakan karyanya di panggung Tribeca Park. Peserta dengan kostum terbaik mendapatkan uang tunai total Rp6 juta. Acara ini dimulai pada pukul 16.00 WIB di Tribeca Park.

Pumpkin Decorating Competition (28 Oktober 2018)

Para pengunjung Central Park dan Neo Soho Mall dapat menyalurkan kreativitasnya dengan menghias Pumpkin yang disediakan tim penyelenggara. Para peserta yang hadir merupakan murid dari Hadiprana Art Centre. Kreativitas terunik mendapatkan hadiah Rp6 juta dan diumumkan di Tribeca Park.

Halloween Sempoa Competition (28 Oktober 2018)

Selain menampilkan acara yang menghibur, Central Park dan Neo Soho Mall juga mengadakan acara edukatif. Para pengunjung dapat membawa buah hati untuk mengikuti Halloween Sempoa Competition. Mulai pukul 12.00 WIB di Neo Hype, akan dipenuhi anak-anak dari Sempoa Sip yang merupakan partner acara Halloween Sempoa Competition untuk mendapatkan hadiah spesial bagi peserta terbaik.

(ROS)

Tips Bikin Teh agar Lebih Nikmat Diminum

Jakarta: Selain kopi, mayoritas orang Indonesia gemar minum teh. Menyeruput secangkir teh mampu menghangatkan suasana dan membangun mood.

Teh juga memiliki banyak manfaat kesehatan. Kandungan antioksidan dalam teh bisa mencegah risiko kanker. Teh membantu melarutkan lemak, memperlancar pencernaan, dan peredaran darah.

Agar secangkir teh terasa lebih nikmat dan bermanfaat bagi kesehatan, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan.

1. Pilih Jenis Teh

Secangkir teh hitam sangat cocok bagi Anda yang sedang lelah karena memberikan dorongan energi. Teh peppermint membantu memperlancar pencernaan, dan teh chamomile membuat tidur lebih nyenyak.

2. Cangkir Favorit

Cangkir untuk menyajikan teh berkontribusi meningkatkan suasana hati. Menggunakan cangkir favorit akan membuat momen menikmati teh terasa lebih sempurna.

3. Temperatur Air

Untuk menghasilkan teh terbaik, teh sebaiknya direbus. Kemudian, diamkan selama dua menit agar suhu air turun. Membiarkannya selama beberapa menit masih akan menghasilkan teh panas dan hasilnya akan lebih baik. Air yang baru mendidih tidak boleh langsung bertemu dengan kantong teh, karena air bisa membakar teh dan menghilangkan khasiatnya.

Setelah diseduh, biarkan teh mendingin hingga mencapai suhu sekitar 60 derajat celcius sebelum diminum. Hal ini untuk menghindari sensasi lidah terbakar saat minum teh.

4. Takaran Tepat

Hampir semua orang menyeduh bersama kantong teh. Namun ada juga yang senang menyeduhnya langsung dengan daun teh. Idealnya, satu sendok daun teh untuk dikonsumsi satu orang. Jika diseduh dalam sebuah teko, maka sesuaikan dengan jumlah orang yang akan minum teh.

5. Susu Dahulu, Teh Kemudian

Beberapa orang gemar mengonsumsi teh susu. Namun yang menjadi pertanyaan, manakah yang harus dituangkan terlebih dahulu? Aturan yang benar adalah susu dahulu. Teh yang dituangkan ke dalam susu, akan membuat temperatur susu mengikuti suhu teh. Jika dilakukan sebaliknya, teh akan lebih cepat dingin.

6. Pemilihan Gula

Teh enak diminum dalam keadaan tawar atau dengan gula. Jika Anda gemar minum teh manis, perhatikan kadar manisnya.  Sebaiknya hindari terlalu sering minum teh manis dengan kadar gula tinggi karena berpotensi meningkatkan risiko diabetes.

Untuk mencegah diabetes sejak dini, ubah pilihan gula Anda dengan gula pengganti rendah kalori Nulife Sweetener. Produk dari Kalbe Nutritionals ini juga rendah karbo, sehingga baik untuk mendukung diet sehat bebas gula.

Dengan menggunakan Nulife Sweetener, Anda tak perlu khawatir berat badan akan melonjak karena ia merupakan sukralosa (pemanis buatan nol kalori). Kelebihan lainnya dari Nulife Sweetener ialah harganya lebih ekonomis, tidak berubah rasa jika dipanaskan, cocok untuk minuman panas dan dingin, serta dapat digunakan untuk memasak. Rasa manisnya pun tidak berubah pada suhu tinggi.

(ROS)

Rayakan Natal dan Tahun Baru 2018 dengan Kristmastology

Jakarta: Menyambut Natal dan Tahun Baru 2018, Kuningan City menghadirkan beragam hiburan dan tawaran terbaik yang dibalut tema Kristmastology pada 16 November 2018 hingga 6 Januari 2019. 

Acara yang masuk dalam rangkaian ulang tahun keenam Kuningan City itu turut menghadirkan pertunjukan musik #KCConcert yang menampilkan lebih dari 50 band dan musisi ternama, baik lokal maupun internasional. Tidak ketinggalan juga ada pameran berbasis komunitas. 

Jangan lewatkan juga diskon khusus #KCShopping MidDay Madness Sale, hanya berlaku selama enam jam pada periode 14-16 Desember 2018. 

Kuningan City juga menghadirkan pengalaman mencicipi rasa dalam #KCKuisine Go-Food Festival yang akan hadir sepanjang akhir tahun dengan puluhan partisipan tenant food and beverage yang pastinya lezat dan bervariasi.

Pengunjung Kuningan City akan dimanjakan pengalaman dan sensasi wahana #KCexperience Urban Claw yang dibuat untuk  menciptakan pengalaman berbelanja tak terlupakan.

#KCEXPERIENCE: URBAN CLAW 

Urban Claw dapat ditemui di area Ground Floor Kuningan City Mall. Tidak akan sulit mencari Urban Claw karena wahana permainan ini memiliki tinggi enam meter, sehingga menjadi daya tarik tersendiri di Kuningan City Mall. 

Urban Claw dimulai pada 10 Agustus 2018 dan dihadirkan sepanjang tahun dengan hype dan temayang berbeda setiap bulannya. Menjadi atraksi terbesar dan pertama di dalam shopping center di Jakarta. 

#KCSHOPPING : MIDDAY MADNESS SALE (6 HOUR ONLY)

Dalam rangka anniversary Kuningan City yang keenam, Natal, dan Tahun Baru, Kuningan City mengadakan program belanja selama enam jam saja, Midday Madness Sale. Program belanja diskon dengan minimal diskon sebesar 50 persen di tenant Kuningan City yang akan digelar selama 14-16 Desember 2018, pukul 12.00-18.00 WIB. 

Dapatkan diskon dan produk branded ternama di Kuningan City selama periode MidDay Madness Sale. Dapatkan juga promo menarik pada gelaran MidDay Madness Sale yaitu Urban Claw Secret Prizes, yaitu kejutan hadiah di wahana Urban Claw.

#KCKUISINE: GO-FOOD FESTIVAL x KUNINGAN CITY

Acara ini akan berlangsung selama enam bulan penuh di Kuningan City, mulai 24 Oktober 2018. Layaknya sebuah festival, GO-FOOD FESTIVAL menyuguhkan bermacam kegiatan menarik yang melibatkan pengunjung untuk berinteraksi langsung. 

Beberapa kegiatan yang akan berlangsung antara lain Food Eatery, Movie Screening, Live Music dan Fun Competitions yang berlokasi di area Rock Garden lantai UG Kuningan City. Selain itu, jangan lewatkan penawaran spesial selama Desember, yaitu Kuningan City gift voucher senilai Rp25 ribu dengan pembayaran via GO PAY, minimal transaksi Rp100 ribu.

Berikut ini, rangkaian program dan event Kristmastology | 6th Anniversary Celebration Kuningan City.

1. Dongkrak Seni by Universitas Indonesia (10 November 2018).
2. Excoffert Coffee Expo by Universitas Multimedia Nusantara (17-18 November 2018).
3. Hotel and Resort Fair (20-22 November 2018).
4. Danamon Racepack Collection (20-22 November 2018)
5. Lokatara Festival (23 November 2018).
6. Animetoku and Kaiju Verse (24-25 November 2018).
7. Wall of Fades (29 November-2 Desember 2018).
8. Fuse by Universitas Bina Nusantara (1 Desember 2018)
9. Urban Klub Part 7 (7-9 Desember 2018).
10. Time to Fest by Universitas Al-Azhar (15 Desember 2018).
11. Exotic Pet Expo Part 2 (13-16 Desember 2018).
12. CSR Kuningan City x Mercedez Benz All Stars Christmas (16 Desember 2018).

Adapun rangkaian Sales Driven Program Kristmastology  | 6th Anniversary Celebration Kuningan City sebagai berikut.

1. Customer Reward Day (14-16 Desember 2018).
2. Crazy 25k
3. K Passport Payday (tanggal 25-30 setiap bulan)

(ROS)

5 Cara Cermat Pesan Tiket KAI untuk Libur Natal dan Tahun Baru

Pesan tiket KAI merupakan salah satu kebutuhan yang harus disiapkan saat berencana liburan (Foto:Shutterstock)

Jakarta: Pesan tiket KAI merupakan salah satu kebutuhan yang harus disiapkan saat berencana liburan. Selain cepat habis, hal ini terkadang merepotkan bagi Anda yang tidak memiliki waktu luang. Kerepotan tersebut bahkan akan terasa semakin berat ketika ingin membeli tiket menjelang musim liburan panjang.
 
Jangan khawatir, pembelian tiket kereta kini bisa didapatkan secara cepat dan mudah asalkan Anda tahu rahasianya. Simak lima cara cermat membeli tiket KAI untuk liburan akhir tahun berikut ini.
 
Pastikan Tanggal Keberangkatan dan Kepulangan

Hal pertama yang harus dilakukan adalah memilih tanggal keberangkatan dan kepulangan. Jangan lupa siapkan pula beberapa tanggal liburan lainnya sebagai alternatif. Ini penting sebagai antisipasi jika Anda tidak kedapatan tiket sesuai tanggal yang diinginkan saat puncak periode liburan.
 
Siapkan Rute Alternatif

Siapkan pula rute alternatif untuk memperlancar rencana liburan Anda. Meski sepele, menentukan rute alternatif bisa membantu Anda jika rute awal tidak tersedia. Dengan begitu, Anda tetap memiliki peluang untuk tetap kebagian tiket.
 
Booking dari Sekarang

Agar kesempatan mendapatkan tiket KAI semakin besar, belilah dari sekarang. Hal ini dilakukan untuk menghindari risiko kehabisan tiket akibat tingginya permintaan menjelang liburan panjang. Kalau pun masih kebagian tiket, terkadang harga atau sisa kursi yang dibutuhkan tidak sesuai dengan rencana liburan Anda.
 
Andalkan Beberapa Online Travel Agent Terpercaya

Saat ini, kemudahan untuk memesan tiket KAI bisa didapatkan secara online. Namun, faktanya masih banyak orang yang hanya mengandalkan satu situs saja sebagai tempat pembelian. Cara ini salah, sebab menjelang high season ada jutaan pengunjung mengakses situs yang sama secara bersamaan, sehingga menyebabkan antrean pembelian dan berujung pada kegagalan mendapatkan tiket. 
 
Dari semua cara pemesanan tiket, online travel agent (OTA) terpercaya bisa menjadi alternatif terbaik demi kesuksesan mendapatkan tiket KAI. Salah satunya adalah Traveloka yang bisa Anda akses melalui situs web maupun aplikasi. Keuntungan ditawarkan OTA ini adalah kemudahan memesan tiket dalam satu tempat, mulai dari proses pemesanan yang jauh lebih cepat, rute yang lengkap, hingga harga terjangkau. Selain itu, Traveloka juga menawarkan berbagai fitur yang memudahkan pengguna melakukan pembelian tiket.
 
Segera Bayar Tiket yang Sudah Dipesan

Setelah berhasil memesan tiket, pastikan untuk segera melakukan pembayaran dalam jangka waktu 1 jam. Jika berhasil, maka kode booking tiket KAI akan segera dikirimkan melalui email. Jika Anda membayar lebih dari tenggat waktu yang diberikan, maka pemesanan akan otomatis dibatalkan. Jadi, segeralah membayar tiket sesuai waktu yang ditetapkan agar tidak menyesal.
 
Bagaimana, mudah bukan cara pesan tiket KAI? Setidaknya berbekal lima cara cermat di atas, sekarang Anda tak perlu khawatir akan kehabisan tiket lagi. Yuk, segera coba langsung tips tersebut untuk perjalanan liburan akhir tahun Anda!

(ROS)

Tips Traveling ala Wulan Guritno

Jakarta: Wulan Guritno merupakan salah satu aktris yang sudah lama berkecimpung di dunia hiburan Indonesia.

Selain berkecimpung di dunia hiburan, wanita yang sudah memiliki tiga anak ini juga menyukai berlibur atau traveling bersama keluarga.

Ada banyak tempat-tempat yang sudah dikunjungi oleh Wulan, yang juga sering ia posting di media sosial pribadi miliknya.

“Kebetulan kalau lagi di Jakarta, hari-hari biasa aku sibuk sehingga kalau lagi di Jakarta aku sediain di hari Minggu itu waktu khusus untuk bersama anak-anak dan fokus sama mereka,” ujar Wulan dalam acara Launching Program Khusus Loyalty Member yang diadakan Bag’s City, di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 21 November 2018.

“Sehingga ketika liburan itulah kenapa aku tidak pernah membawa baby sitter. Di situlah saatnya aku quality time, kaya nyuapin mandiin biar anak-anak merasakan bahwa mereka juga disuapin dan dimandiin sama ibunya,” tutur Wulan.

Dan salah satu hal penting yang menjadi perhatian bagi Wulan ketika sedang berlibur adalah koper.


(Hal yang tidak boleh dilupakan ketika melakukan packing adalah melipat baju. “Dalam melipat baju juga aku digulung, tidak dilipat seperti biasa,” pesan Wulan Guritno. Foto: Dok. Medcom/Raka Lestari)

(Baca juga: Tips Travelling Murah ala Travel Blogger Ashari Yudha)

“Kalau aku koper harus hard case karena aku orangnya agak enggak bisa lihat koper ada baretnya gitu, jadi harus anti-sctartch dan kita kan juga bawa barang penting anak jadi kalau ada apa-apa sama barang anak kan jadi panik ya,” papar Wulan lagi.

Selain itu, menurut Wulan koper yang dibawa saat berlibur adalah koper yang memiliki banyak kompartemen atau tempat penyimpanan agar lebih mudah dalam mencari barang-barang.

“Karena kan kalau bawa baju anak-anak kan banyak printilannya, jadi supaya tidak kebingungan nyari barang kayak minyak telon misalnya, sudah diatur dari rumah agar gampang dicari,” tukas Wulan.

Hal yang tidak boleh dilupakan ketika melakukan packing adalah melipat baju.

“Dalam melipat baju juga aku digulung, tidak dilipat seperti biasa. Karena kadang kan hotel ada yang menyediakan seterikaan ada yang tidak, kalau ada bagus tapi kalau enggak ada juga tidak apa-apa. Jadi kalau bajunya digulung jadi bisa menghemat space dan tidak mudah lecek.”

(TIN)

Rahasia Memasak Nasi Goreng Enak ala William Wongso

Mau bikin nasi goreng yang enak? Simak tips rahasianya dari pakar kuliner William Wongso. (Foto: Dok. Medcom.id/Raka Lestari)

Jakarta: Nasi goreng merupakan salah satu jenis masakan khas Indonesia yang sudah sangat terkenal sampai ke mancanegara. Dan nasi goreng akan memiliki cita rasa yang berbeda tergantung dari siapa yang membuatnya. 

Hal ini karena setiap orang biasanya memiliki cara atau teknik tersendiri dalam memasak nasi goreng yang memang terlihat mudah namun sebenarnya memerlukan beberapa teknik khusus. 

“Sebenarnya pada dasarnya, nasi goreng kan tinggal memasukkan semua bahan-bahan pembuat nasi goreng saja. Tapi kalau ini adalah cara memasak nasi goreng menurutku saja,” ujar William Wongso, pakar kuliner Indonesia di kawasan JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Kami, 22 November 2018. 

Langkah pertama yang harus dilakukan menurut William Wongso adalah pastikan bahwa minyak yang digunakan dalam keadaan panas. 


(Selain itu, salah satu bahan yang bisa ditambahkan dalam membuat nasi goreng menurut William Wongso adalah dengan menggunakan daun mengkudu. Foto: Dok. Medcom.id/Raka Lestari)

(Baca juga: Yuk, Coba 7 Nasi Goreng Paling Hits di Jakarta)

“Kalau mau bikin nasi goreng yang enak, pertama minyaknya harus panas. Lalu kemudian mengocok telurnya jangan sampai asal. Jangan sampai antara kuning dan putih telur terpisah.” 

“Baru kemudian setelah minyaknya panas, diaduk tetapi jangan terlalu cepat agar telurnya sedikit gosong tetapi masih wangi. Barulah kemudian masukan nasi,” tutur William. Kemudian masukkan bumbu nasi goreng dan diaduk sampai rata. 

Selain itu, salah satu bahan yang bisa ditambahkan dalam membuat nasi goreng menurut William Wongso adalah dengan menggunakan daun mengkudu. 

“Dengan menggunakan irisan daun mengkudu, aromanya akan lebih wangi. Jadi tulang daunnya bisa dibuang kemudian dikumpulkan dan kemudian dirajang halus. Setelah dirajang, kemudian digoreng dengan menggunakan api sedang.” 

Selain dapat menambah aroma nasi goreng, daun mengkudu yang digoreng juga memiliki tekstur seperti Nori atau rumput laut kering sehingga ketika dimakan akan ada tekstur crunchy pada nasi goreng. 

(TIN)

Ngopi Sepuasnya, Bayar Seikhlasnya di Kedai Mari Ngopi

Yogyakarta: Ngopi di kedai kopi sudah menjadi budaya bagi warga Yogyakarta. Tak heran beragam kedai dan cafe kopi bermunculan di kota pelajar ini.

Dari sekian banyak kedai Kopi, ada satu kedai unik yang menarik untuk dikunjungi. Kedai ini bernama Mari_Ngopi.

Dari luar, tampilan kedai yang terletak tak jauh dari alun-alun selatan Keraton Yogyakarta ini nampak sederhana. Kedai ini menempati halaman rumah salah satu warga di Jalan Ngadisuryan No.12, Patehan, Kraton, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Bangunanya sebagian terbuat dari kayu dan dibiarkan terbuka. Meja dan kursi kedaipun tak berbeda dengan kedai kopi lainnya. Namun pengunjung bisa menikmati kopi sepuasnya dengan membayar seiklasnya. 

Pemilik Kedai tak mematok tarif untuk kopi single origin khas Indonesia. Pengunjung tinggal memasukkan uang bayaran ke sebuah kotak bertuliskan “Hnaya kamu dan Tuhan yang Tahu”.

(Baca juga: Aroma Kopi Nusantara)


(Ngopi di kedai kopi sudah menjadi budaya bagi warga Yogyakarta. Tak heran beragam kedai dan cafe kopi bermunculan di kota pelajar ini. Dari sekian banyak kedai Kopi, ada satu kedai unik yang menarik untuk dikunjungi. Kedai ini bernama Mari_Ngopi. Foto: Dok. Medcom.id/Patricia Vicka)

Filosofi bayar seikhlasnya

Pemilik Kedai, Akrom Setiawan mengatakan ia sengaja membiarkan pengunjung membayar suka suka karena ingin memperkenalkan cita rasa kopi asli Indonesia. Aroma dan rasa kopi Indonesia tak kalah nikmat dibandingkan luar negri.

“Saya mau semua orang bisa mencicipi kopi yang beraroma nikmat dengan harga terjangkau,” ujar Akrom pada Medcom.id di Kedai Mari_Ngopi Rabu 5 Desmeber 2018. 

Pria yang sebelumnya berpengalaman menjadi barista ini mulai membuka kedai Mari_Ngopi pada 2014. Awal buka kedai, pengunjung belum ramai. Namun berkat keuletan dan keramahannya, Kedai Mari_Ngopi mulai ramai digandrungi sejak 2016. 

Pengunjung yang datangpun beragam, mulai dari mahasiswa, karyawan, pengusaha, seniman, budayawan hingga wisatawan asing dan dalam negeri. 

Bukan teknik yang sembarangan
Untuk menjaga cita rasa kopi, Akrom mendatangkan langsung biji kopi dari daerah penghasil. Proses pengolahan kopi mulai dari biji, menggoreng, menggiling hingga siap diminum dilakoninya sendiri dibantu lima barista. Tak main-main, Akrom menggunakan mesin khusus pembuat kopi demi mengeluarkan aroma terbaik kopi.

Biji kopi yang dipakaipun berasal dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari kopi Merapi, Suroloyo di Yogyakarta, Sumber Waringin di Malang Jawa Timur, hingga Kopi Kerinci di Jambi dan Kopi Kintamani di Bali. 

Agar pengunjung tidak bosan, Akrom sengaja mengganti jenis kopi secara berkala. 

“Misalnya minggu ini saya pakai Kopi Kali Angkring dari Kabupaten Magelang, dan Katu Aro dari Jambi. Tapi minggu lalu dan besok-besoknya saya pakai kopi dari wilayah lain. Biar semua bisa mencicipi kopi dari seluruh Indonesia,” tukas pria satu anak ini.

Tak hanya single origin, Kedai mari_Ngopi turut menyajikan beragam olahan kopi seperti Cappuccino, cafe latte, Moccacino dan affogato. 


(Dari luar, tampilan kedai yang terletak tak jauh dari alun-alun selatan Keraton Yogyakarta ini nampak sederhana. Kedai ini menempati halaman rumah salah satu warga di Jalan Ngadisuryan No.12, Patehan, Kraton, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Foto: Dok. Medcom.id/Patricia Vicka)

Tidak rugi

Walau tak mematok harga kopi, Akrom mengakui tak pernah merugi. Bahkan ia kerap mendapatkan bayaran lebih dari pengunjung yang puas dengan cita rasa kopi Kedai Mari_Ngopi. 

“Pernah ada 2 bule nyobin 2 cangkir kopi single origin di sini. Mereka kaget pas saya bilang bayar seikhlasnya. Langsung dibayar Rp250 ribu,” katanya sambil tersenyum.

Karena keunikan dan cita rasa kopinya yang nikmat, Kedai Mari_Ngopi tak pernah sepi pengunjung. Bahkan kedai ini kerap menjadi tempat “Nongkrong” rutin kawua muda Yogyakarta.

Salah seorang pengunjung yang berasal dari Belanda Sven Nicholson merasa nyaman ngopi di Kedai Mari_Ngopi. Pria yang tinggal sementara di Jalan Magelang Sleman ini hampir setiap hari datang ke Kedai Mari_Ngopi. 

“Buat saya ini Kafe terbaik di Yogyakarta. Suasananya cozy. Rasa kopinya enak, beda sama kopi di Belanda. Harganya sangat murah,” ujar Sven menggunakan bahasa Indonesia campur Inggris.

Sven mengaku paling suka memesan segelas cappuccino dicampur sebuah sandwitch isi telur.


(Bangunan kedai Mari_Ngopi sebagian terbuat dari kayu dan dibiarkan terbuka. Meja dan kursi kedaipun tak berbeda dengan kedai kopi lainnya. Namun pengunjung bisa menikmati kopi sepuasnya dengan membayar seiklasnya. Foto: Dok. Medcom.id/Patricia Vicka)

Beragam menu lainnya

Minuman selain kopi juga disediakan di sini seperti cokelat, teh, juice, milk shake, dan squash. Akrom mematok tarif yang sangat terjangku untuk minuman yakni berkisar Rp10 ribu hingga Rp12 ribu per gelas. 

Kedai Mari_Ngopi turut menyediakan makanan seperti mie goreng, rebus, pisang goreng, roti bakar, sandwitch dan pancake. Harga semua makanan berkisar Rp5 ribu sampai Rp15 ribu. 

Kedai Mari_Ngopi buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 01.00 dini hari. Dari Kawasan Malioboro, Kedai Mari_Ngopi ditempuh selama 10 hingga 15 menit dengan mobil atau motor. 

(TIN)

Nitro Coffee, Sensasi Ngopi dengan Citarasa Bir

Jakarta: Rasanya, ada yang kurang jika tak menyeduh secangkir kopi di pagi hari. Utamanya buat yang disibukkan dengan rutinitas pekerjaan.

Namun jika tak sempat meracik, bolehlah singgah ke kedai-kedai kopi di lingkungan sekitar. Apalagi belakangan peracik profesional menawarkan menu baru dengan metode kontemporer.

Ambil misal yang dilakukan Maxx Coffee. Teranyar kedai kopi tersebut menyediakan varian kopi yang diinjeksi dengan molekul nitrogen. Karib disebut Nitro Coffee.

“Nitro Coffee itu kreasi kopi yang disuntikkan nitrogen. Menghasilkan sensasi gelembung seperti soda yang dingin,” kata Head RND Maxx Coffee, Edward Teonadi, dalam acara “Meet Me at MAXX” ketika ditemui di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan, Kamis 6 Desember 2018.

Nitro Coffee digadang-gadang menghasilkan citarasa nan fenomenal. Seperti mengecap kopi dengan sensasi wine dan bir. Tentu saja, tanpa kandungan alkohol sama sekali.

“Rasa yang winey bisa dideskripsikan sebagai sensasi gabungan dari aroma, rasa, dan citarasa di mulut,” ujarnya.

(Baca juga: Minum Kopi Tingkatkan Kesehatan Jantung)

Nitro coffee disebut tak menghilangkan manfaat yang ada pada kandungan kopi. Malah, menghasilkan tekstur yang nyaman di lidah serta nikmat untuk diminum.


(Nitro Coffee digadang-gadang menghasilkan citarasa nan fenomenal. Seperti mengecap kopi dengan sensasi wine dan bir. Tentu saja, tanpa kandungan alkohol sama sekali. Foto: Dok. Medcom.id/i.Dhaifurrakhman Abas)

Proses nitro coffee

Menurut Barista Maxx Coffee, Alan Christo, proses pembuatan Nitro coffee ini mirip fermentasi pada wine. Mulanya, biji kopi ditumbuk hingga menjadi bubuk kopi.

Lalu bubuk kopi tadi direndam dengan air dingin selama 24 jam. Setelah itu, bubuk kopi tadi disaring menggunakan filter untuk menghilangkan ampas kopi.

Kopi yang sudah menjadi cold brew itu lantas dimasukkan ke dalam tabung yang kemudian disuntikan dengan molekul nitrogen. Setelah itu didiamkan selama 48 jam kemudian kopi siap disajikan atau disimpan selama satu bulan.

“Jadi untuk menciptakan Nitro Coffee butuh waktu sekitar 3 hari proses,” ungkapnya.

Menurut Alan, biji kopi yang dipilih untuk Nitro Coffe bisa macam-macam. Namun Maxx Coffe merekomendasikan Brazil Cerrado sebagai jenis biji kopi yang paling pas di lidah masyarakat Indonesia.

“Kita sudah melakukan riset, dan Brazil Cerrado sejauh ini yang paling pas,” katanya.

Metode injeksi nitrogen juga bisa diterapkan pada teh. Proses pembuatannya pun serupa Nitro Coffe. Uniknya, Nitro Tea memiliki citarasa rasa teh yang lebih segar dan wangi.

“Bisa dibilang ini pertama kali ada Nitro Tea di Indonesia,” tandas Alan.

Jadi, tunggu apa lagi. Jika Anda tertarik, dan tak mau direpotkan menunggu sampai berhari-hari,  silakan kunjungi kedai kopi yang menyediakan menu tersebut ya. Selamat mencoba!

(TIN)

Tips Menyimpan Bumbu Masakan dalam Kulkas

“Yang terpenting adalah jika menyimpan bumbu di dalam kulkas, harus dibungkus dengan ketat,” pesan William Wongso. (Foto: Dok. Medcom.id/Raka Lestari)

Jakarta: Indonesia terkenal dengan keragaman bumbu dan ciri khas bumbu yang sangat kental pada setiap masakannya.

Hal itu tidak terlepas dari kekayaan bumbu-bumbu yang terdapat di nusantara yang terbentang dari Sabang sampai Merauke. Dalam proses pemasakannya pun perlu diperhatikan sampai ke hal-hal terkecil, salah satunya adalah bumbu yang digunakan.

“Untuk pemilihan bumbu, yang pasti adalah harus sabar, rajin dan sabar juga dalam memilihnya. Jika ingin mendapatkan bumbu yang halus bisa diulek tetapi kalau dalam jumlah banyak bisa menggunakan blender,” ujar William Wongso, pakar kuliner Indonesia di kawasan JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Kami, 22 November 2018.


(“Yang terpenting adalah jika menyimpan bumbu di dalam kulkas, harus dibungkus dengan ketat,” pesan William Wongso. Foto: Marie Grob/Unsplash.com)

(Baca juga: Rahasia Memasak Nasi Goreng Enak ala William Wongso)

Selain itu, menurut William Wongso agar lebih mudah dalam penggunaannya bisa juga menggunakan bumbu yang sudah disimpan dalam lemari pendingin.

“Kalau membuat dalam jumlah banyak, bisa disimpan dalam freezer di wadah tertutup yang tidak terkena udara sehingga akan lebih gampang jika ingin digunakan kembali.”

“Yang terpenting adalah jika menyimpan bumbu di dalam kulkas, harus dibungkus dengan ketat. Jangan sampai ada udara yang masuk karena kalau udara masuk kan bisa menjadi lembap dan bisa terjadi bunga es sehingga akan membuat bumbu dan masakan menjadi tidak segar seperti semula,” jelas William Wongso.

(TIN)

Resep Donat tanpa Telur

(Donat tanpa telur atau Roti goreng tanpa telur bahan-bahannya tak jauh beda dengan bahan pao. Sehingga ini mempermudah Anda untuk membuatnya. Foto: Dok. Asri Kartini/Instagram @imajinasi_asri)

Jakarta: Makanan ini enak untuk jadi kudapan di pagi atau sore hari. Donat tanpa telur atau Roti goreng tanpa telur bahan-bahannya tak jauh beda dengan bahan pao. Sehingga ini mempermudah Anda untuk membuatnya.

Intinya hanya memakai mentega putih, sehingga donatnya pun menjadi empuk serta mudah elastis. Adonan tanpa telur menghasilkan roti goreng yang bertekstur kulit kering yang lebih lama. Jadi, mari kita mulai buat kue gorengnya.

Bahan:
400 gr tepung terigu protein sedang (contoh: segitiga biru)
4 gr ragi instan
4 sdm gula pasir
160 ml air hangat
3 sdm margarin putih
Garam sejumput

(Baca juga: Resep Nasi Tahu Campur Bumbu Kacang)


(Donat tanpa telur atau Roti goreng tanpa telur bahan-bahannya tak jauh beda dengan bahan pao. Sehingga ini mempermudah Anda untuk membuatnya. Foto: Dok. Asri Kartini/Instagram @imajinasi_asri)

Isian:
Keju parut
Cokelat

Taburan:
Gula halus

Cara membuat:
1. Taruh gula dan ragi dalam mangkuk, lalu tuang air hangat dan aduk, diamkan hingga mengembang selama 15 menit.
2. Letakan terigu dalam wadah dan campur dengan ragi yang sudah mengembang, uleni hingga tercampur rata.
3. Masukan mentega/margarin putih dan garam, uleni kembali hingga kalis.
4. Istirahatkan adonan selama 1 jam dalam wadah tertutup, atau ditutup kain agar adonan tidak kering.
5. Setelah adonan 1 jam dan mengembang bagi-bagi sesuai keinginan besarnya dan bulatkan.
6. Isi masing-masing bulatan dengan isi yg diinginkan, sampai habis.
7. Goreng adonan yang pertama kali diisi hingga yang terakhir dengan api sedang.
8. Goreng dengan teknik sekali balik agar tidak banyak menyerap minyak. Balik saat adonan yang terkena minyak sudah berwarna kuning keemasan. Dan angkat bila bagian sebaliknya sudah kuning keemasan juga.
9. Tiriskan di atas tisu penyerap minyak hingga dingin.
10. Siap dihidangkan dengan taburan gula halus. Selamat menikmati Donat tanpa telur/Roti goreng ala Imaginasi Asri yang bisa Anda sontek dari @imajinasi_asri.

Resep oleh Asri Kartini

(TIN)

Resep Membuat Es Krim

Jika Anda tak punya mesin pembuat es krim jangan khawatir, Anda bisa membuatnya. Mudah kok. (Foto: Michelle Tsang/Unsplash.com)

Jakarta: Siapa yang tak suka es krim. Rasanya yang menyegarkan ini bisa jadi salah satu dessert Anda selesai makan siang. Ada banyak sekali rasa dari es krim dan cara membuatnya.

Jika Anda tak punya mesin pembuat es krim jangan khawatir, Anda bisa kok membuatnya. Siapkan bahan-bahannya lalu sontek cara membuatnya.

Bahan:
1 lt susu segar
200 gr gula pasir
4 butir kuning telur ayam, kocok
15 gr tepung maizena
1 sdm vanili
3 sdm cokelat bubuk

(Baca juga: Resep Es Krim Vanila dengan Karamel dan Kacang)


(Jika Anda tak punya mesin pembuat es krim jangan khawatir, Anda bisa membuatnya. Mudah kok. Foto: Andris Romanovskis/Unsplash.com)

Cara membuat:
1. Tuang susu segar dan gula pasir ke dalam panci, kemudian masak hingga mendidih sembari terus mengaduk-aduk.
2. Campurkan secara perlahan bubuk cokelat dengan terus mengaduk.
3. Ambil 1 sdm susu, campurkan dengan tepung maizena, aduk sampai larut. Setelah campuran tersebut telah tercampur sempurna, tuang ke dalam rebusan susu pertama, aduk hingga merata.
4. Kemudian tambahkan vanili, aduk hingga rata.
5. Saring susu menggunakan kain tipis ke dalam wadah lain.
6. Setelah susu tersaring sempurna, tuangkan kuning telur ke dalamnya, aduk hingga rata.
7. Masukan kuning telur secara perlahan.
8. Diamkan selama 10 menit.
9. Lalu masukan ke dalam lemari es/freezer.
10. Tunggu selama 15 menit, lalu aduk kembali es krimnya.
11. Lakukan hal tersebut sebanyak 3 kali agar mendapatkan hasil es krim yang halus dan lembut.
12. Terakhir masukan ke dalam freezer dan tunggu selama 8 jam agar dapat membeku sempurna.

“Yang lebih mudah lagi adalah menggunakan kental manis, whipped cream, dan rasa pilihan (cokelat bubuk, vanila, atau yang lainnya). Aduk semua bahan dengan mixer sebentar lalu disimpan dalam freezer hingga 8-12 jam,” ujar Manpalagupta Sitorus ahli pembuat es krim di kawasan JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, 22 November 2018. Jadi, sudah siapkah Anda untuk membuatnya?

Maria Fransiska

(TIN)

Menpar Arief Yahya Yakin dengan Potensi Sportourism Indonesia

Jakarta: Menteri Pariwisata, Arief Yahya, menekankan pentingnya perkembangan sportourism di Indonesia. Sebab, hal itu merupakan satu momok penunjang perekonomian negara.

“Rata-rata sport and tourism ini membantu 10 persen, terhadap devisa atau revenue negara,” kata Menteri Pariwisata, Arief Yahya, di Studio Metro TV, Jakarta Barat, Jumat 23 November 2018.

Namun, keuntungan sportourism di Indonesia belum bisa berjalan optimal.  Sportourism baru bisa menggerakan perekonomian pada angka 1,25 persen.

“Di Indonesia masih kecil. Sekitar 1,25 persen. Sementara Australia pendapatan pariwisatanya dari sportourism sudah 55 persen,” ujarnya.

Meski begitu, Arief yakin lambat-laun sportourism akan masif menggerakan ekonomi bangsa. Apalagi Indonesia memiliki alam yang memikat dari Sabang hingga Merauke.

“Sportourism ranking kita dalam global sport index, berada di nomor 37 dari 88 negara. Kita sudah mengalahkan mengalahkan Malaysia dan Thailand,” ujarnya.

Arief mengimbau peran seluruh stakeholder dan media untuk membantu mengembangkan potensi sportourism di Indonesia. Utamanya dalam mengekspos potensi Indonesia untuk diadakan sportourism

“Sportourism media value yang sangat tinggi. Contohnya Asian games dan Asian Paragames itu valuenya tinggi,” pungkasnya.

(ELG)

Lima Aktivitas Salju Ini Bisa Anda Coba di Selandia Baru

Jakarta: Jika Anda mencari negara bersalju di akhir tahun, tak ada salahnya Anda menyambangi negeri yang terkenal dengan Kiwinya ini. Selandia Baru memiliki reputasi internasional untuk aktivitas ski dan snowboarding dengan puncak pegunungannya yang mengesankan.

Tetapi jika Anda tidak suka bermain ski atau snowboarding, jangan khawatir karena negara ini juga menawarkan berbagai aktivitas salju yang seru lainnya. 

Sebut saja misalnya menjelajahi gletser atau bersantai di pemandian air panas Onsen yang dikelilingi oleh salju dan lainnya.

Nah, Tourism New Zealand memberikan lima aktivitas salju yang terbaik untuk menikmati musim dingin di Selandia Baru.

1. Menjelajahi gletser
Salah satu kegiatan yang harus dilakukan di Selandia Baru adalah menjelajahi gletser. Selandia Baru memiliki beberapa formasi es yang mudah diakses dan mengesankan di dunia, seperti Franz Josef Glacier atau Fox Glacier, di mana terdapat lebih dari 3.000 gletser. 

Ada berbagai cara untuk menikmati gletser, baik itu mengagumi pemandangannya yang memukau dari kejauhan, menyentuh gunung es saat Anda naik perahu melintasi danau glasial, ataupun terbang dengan helikopter dan mendarat di atas pegunungan es sebelum memulai pendakian.

(Baca juga: Lima Cara Terbaik Mengelilingi Selandia Baru)


(Dog sledding merupakan tradisi di daerah utara Southern Alps, Selandia Baru. Menaiki kereta luncur Anda bisa memotong jalan setapak di gunung. Foto: Priscilla Du Preez/Unsplash.com)

2. Snowmobiling
Pompa adrenalin Anda dengan menaiki snowmobile yang berkecepatan hingga 90 km/jam untuk melintasi jalur pegunungan kelas dunia di Selandia Baru. 

Ada sejumlah operator tur snowmobiling di Pulau Selatan yang akan membawa peserta ke lokasi puncak gunung dengan pemandangan yang menakjubkan, di mana banyak di antaranya yang hanya dapat diakses dengan helikopter.

Tips: Penting untuk berpakaian hangat dan perhatikan petunjuk keselamatan dengan menyeluruh sebelum menuju ke trek.

3. Bersantai di pemandian air panas Onsen yang dikelilingi oleh salju
Nikmati pengalaman salju yang menakjubkan sekaligus menenangkan dengan berendam di pemandian air panas Onsen. Tidak seperti pemandian umum pada biasanya, Onsen di Queenstown bertempat di kamar khusus yang dilengkapi dengan kamar mandi dan ruang ganti. 

Setiap ruangan dapat mengakomodasi hingga empat orang dewasa, di mana Anda dapat membuka jendela yang menghadap ke langit untuk menikmati pemandangan salju yang turun.

4. Dog sledding
Dog sledding merupakan tradisi di daerah utara Southern Alps, Selandia Baru. Menaiki kereta luncur Anda bisa memotong jalan setapak di gunung, tanpa suara selain suara kaki anjing berlari menembus salju. 

Anda dapat merasakan pengalaman bersama hewan-hewan menakjubkan ini dari dalam kereta luncur yang dipandu atau, jika Anda merasa lebih berani, mengendarai sendiri kereta luncur ini melalui jalur pegunungan yang menakjubkan.

5. Tidur di tengah-tengah pegunungan yang tertutup salju
Dikelilingi oleh rangkaian gunung yang memukau dan danau gletser, berbagai resor di pegunungan Selandia Baru memberikan pemandangan untuk istirahat malam dan liburan musim dingin yang tak terlupakan. 

Selain menikmati kehangatan dari perapian di dalam ruangan, Anda juga bisa membuat manusia salju, bermain ski menuruni lereng bersalju, atau naik kereta luncur di gunung berapi aktif di Ruapehu.

(TIN)

Begini Cara Dapatkan Foto yang Instagrammable

Berikut adalah tips agar foto Anda berkualitas serta Instragammable dari Yeoh Mong Chin, social media influencer asal Singapura. (Foto: Watari/Unsplash.com)

Jakarta: Media sosial sekarang bukan hal yang asing lagi. Dan jika Anda bepergian tak afdol rasanya jika tak mengabadikannya.

Berikut adalah tips agar foto Anda berkualitas serta Instragammable dari Yeoh Mong Chin, social media influencer asal Singapura seperti dalam rilis yang diterima oleh Medcom.id dari Lifetime Asia.

1. Riset
Mengetahui seluk-beluk lokasi wisata yang dikunjungi. Jika pemandangan dan suasana di sana adalah luar ruangan (outdoor) dan foto-foto akan lebih baik diambil dari jauh.

Tentu saja jenis kamera dan lensa yang perlu dibawa berbeda dengan lokasi wisata dalam ruangan.

(Baca juga: Tips Memotret Flat Lay Photography dari Food Influencer Fellexandro Ruby)


(Jika pemandangan dan suasana di sana adalah luar ruangan (outdoor) dan foto-foto akan lebih baik diambil dari jauh. Foto: Kace Rodriguez/Unsplash.com)

2. Memiliki perlengkapan yang tepat 
Kamera smartphone memang sudah semakin canggih, tetapi kualitas foto yang didapatkan dari kamera dedicated masih lebih superior dibandingkan dengan kamera ponsel.

Para pemula dapat memulai mencoba menggunakan kamera mirrorless. Walau mahal anggap saja ini sebuah investasi karena akan bisa dipakai selama bertahun-tahun untuk mengabadikan momen-momen penting Anda.

3. Pencahayaan
Ketika tiba di lokasi wisata, luangkan beberapa menit untuk memahami pencahayaan di tempat tersebut. Fotografi sejatinya adalah melukis dengan cahaya.

Menggunakan dan/atau memanipulasi pencahayaan di tempat pengambilan foto dapat meningkatkan kualitas foto yang didapatkan secara dramatis.

4. Angle
Cobalah mengambil foto dari sudut pengambilan (angle) yang berbeda-beda. Seringkali sisi objek foto yang ditampilkan karena diambil dari angle berbeda dapat membuat suasana dan auranya terasa berbeda juga. 

5. Mengambil Beberapa Foto
Siapkan media penyimpanan foto yang cukup besar sehingga terasa cukup leluasa untuk mengambil beberapa foto dalam satu momen.

Memang mendapatkan kesempurnaan itu tidak mudah, termasuk dalam fotografi, tetapi kemungkinan untuk mendapatkan foto yang sempurna dapat menjadi lebih besar dengan mengambil foto lebih banyak, hanya masalah statistika saja.

(TIN)

Hustle on Project Ajak Anak Muda Dukung Industri Kreatif

Jakarta: Hustle on Project menjadi perayaan serta gerakan yang menginspirasi generasi muda untuk berkontribusi secara langsung terhadap kemajuan industri kreatif Indonesia. Event ini berlangsung di Ground Floor, Kuningan City, Jakarta Selatan. 

Memilih konsep Colorful, Young, and Fun, Hustle on Project menarik perhatian anak-anak muda untuk bergerak bersama dalam memajukan pertumbuhan industri kreatif Indonesia. Event ini berfokus pada bidang fashion, art, and food untuk menyesuaikan pada ketertarikan generasi muda.

“Hustle on Project adalah event yang lahir dari kerinduan kami sebagai mahasiswa sekaligus penyelenggara untuk menggerakkan potensi dan kreativitas gerenasi muda agar turut berkarya dalam industri kreatif Indonesia,” ujar Ketua Hustle on Project 2018 Anna Maria, dalam keterangan tertulis, Kamis, 29 November 2018.

Sejalan dengan tema Unleash Their Inner Creativepreneurship, Hustle on Project memberikan wadah bagi generasi muda yang memiliki passion dalam bidang creativepreneurship untuk belajar secara langsung dengan para pengusaha muda yang sudah sukses di bidangnya. 

Hustle on Project mengundang Arief Muhammad, Tiara Pangestika, Vivicen, dan Yasa Singgih untuk hadir dalam Hustle Talk sebagai pembicara utama. Dalam talk show interaktif ini, mereka menceritakan pengalamannya dalam berbisnis yang dapat membangun motivasi anak-anak muda. 

Event ini juga menghadirkan Creative Bazaar dengan banyaknya tenant local brand berkualitas, mulai dari fashion sampai food & beverage. Berkolaborasi bersama Vivicen,Yasa Singgih, dan Tiara Pangestika beserta tenant, Hustle on Project juga mengadakan fashion show untuk menampilkan local brand dari produk mereka. 

Hustle Walk ini menjadi bentuk komitmen Hustle on Project untuk mengembangkan dan meningkatkan brand exposure tenant yang berpartisipasi. Tidak hanya sebatas fashion, Hustle on Project juga menghadirkan kolaborasi Live Mural dengan Swapiness, serta photo spot dengan Art Installation untuk menunjukkan jiwa kreativitas anak-anak muda.

(ROS)

Semarak Festival Budaya

Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu (kanan) berbincang dengan Direktur Program Bakti Budaya Djarum Foundation Renitasari Adrian (kiri) saat meninjau Taman Indonesia Kaya, Semarang, Jawa Tengah. (Foto: Antara/Aji Styawan)

Jakarta: Melestarikan budaya Indonesia dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti pembangunan Taman Indonesia Kaya oleh Djarum Foundation di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Taman Indonesia Kaya memiliki ragam fasilitas dan design yang modern, namun tetap mengacu pada nilai kultural kebudayaan di  Indonesia. Adanya taman ini, seniman bisa berekspresi dan dinikmati oleh publik. 

Salah satu perancang design Taman Indonesia Kaya Wiwik menyebutkan Taman Indonesia Kaya dibangun dengan adanya unsur dari berbagai budaya dan kesenian di Tanah Air. Dimasukkannya unsur tersebut untuk membangun nuansa yang lengkat pada Indonesia. 

Selain Taman Indonesia Kaya, ada pula festival dahau sentawar, yaitu festival untuk peringatan hari ulang tahun Kutai Barat yang ke-19 tahun. Dalam festival ini ada banyakan kegiatan budaya yang dilakukan, misalnya tari kolosal yang menyatukan enam etnis yang ada di Kutai Barat. 

Selain Kutai Barat, Kudus juga sedang berulang tahun yang ke-469 tahun. Bertempat di alun-alun Kota Kudus, pesta tumpeng rakyat diadakan untuk menyambut hari jadi Kota Kudus. Ada pula pagelaran budaya hingga pelepasan lampion, sebagai wujud syukur masyarakat Kudus. 

Sangat menarik bukan, saksikan selengkapnya dalam program IDEnesia setiap Minggu, 2 Desember 2018, pukul 21.30 WIB, hanya di Metro TV.

(ROS)

Resep Getuk Nyimut Khas Desa Kajar, Kudus

Menurut Asri Kartini, pembuat resep ini sebenarnya camilan ini bebas waktu untuk dimakan kapan saja, dan sudah tentu mudah untuk dibuat. (Foto: Dok. Asri Kartini/@imajinasi_asri)

Jakarta: Makanan yang khas dari Kudus tak hanya sotonya, namun camilan ini juga mantap untuk jadi kudapan Anda.

Menurut Asri Kartini, pembuat resep ini sebenarnya camilan ini bebas waktu untuk dimakan kapan saja, dan sudah tentu mudah untuk dibuat.

Jangan lupa untuk menambah minuman hangat yang Anda sukai teh atau kopi. Tanpa menunggu lagi, berikut ini adalah bahan dan cara membuat Getuk Nyimut Khas Desa Kajar, Kudus.

Bahan:
500 gr singkong pulen (kulitnya berwarna merah muda)
garam secukupnya
gula pasir secukupnya
minyak goreng


(Mencoba kreasi dari singkong ini mudah, murah, dan lezat. Foto: Dok. Asri Kartini/@imajinasi_asri)

(Baca juga: Resep Jenang Gempol)

Cara membuat: 
1. Kupas singkong, cuci bersih dan potong kecil-kecil dan buang urat di tengahnya.
2. Kukus singkong selama 1-1,5 jam dengan air mendidih.
3. Panas-panas tumbuk singkong dan taburi garam sedikit untuk memberi rasa singkong agar tidak hambar. Tumbuk hingga lembut.
4. Ambi 1-1,5 sdm lalu isi tengahnya dengan gula pasir, bulatkan. Selesaikan sampai habis.
5. Goreng sampai warnanya kuning keemasan atau sedikit coklat.
6. Siap dinikmati dengan kopi atau teh hangat saat sore hari atau saat hujan. Selamat mencoba makanan khas Kudus ala @@imajinasi_asri.

Resep oleh Asri Kartini

(TIN)

Kemenpar Genjot Industri Wisata Kuliner Lewat Restoran Diaspora

Jakarta: Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata (Kemenpar) berupaya mempromosikan kuliner khas Nusantara di kancah internasional. Salah satu cara yang ditempuh melalui restoran Indonesia yang berada di luar negeri (diaspora).

“Naluri manusia itu selalu membutuhkan asupan makanan. Lalu diputuskan kemenpar melalui dialog nasional, ada 5 makanan nasional yang dipopulerkan Kemenpar, melalui restoran luar negeri,” kata Ketua Tim Percepatan Wisata Belanja dan Kuliner Kemenpar, Vita Datau Messakh, di Century Park Hotel, Kamis 29 November 2018.

Vita mengatakan mulanya Kemenpar melakukan survei terhadap lebih dari 500 restoran yang berada di luar negeri. Lalu, dilakukan serangakain verifikasi dan penetapan standar oleh KJRI dan KBRI terhadap seluruh restoran tadi.

Hasilnya, Kemenpar menetapkan 100 restoran yang menjadi mitra strategis pemerintah. Restoran-restoran tersebut bakal mendapat dukungan penuh dari pemerintah dalam hal branding dan juga pendanaan.


(Ketua Tim Percepatan Wisata Belanja dan Kuliner Kemenpar, Vita Datau Messakh mengatakan Kemenpar berupaya mempromosikan kuliner khas Nusantara di kancah internasional. Foto: Dok. Medcom.id/)

(Baca juga: Restoran Indonesia Sangat Dicari di Rusia)

“Restoran tadi melewati standar. Apakah masih eksis, lokasinya harus di kota-kota besar, populer, dan strategis. Mereka juga harus memiliki review yang bagus dari konsumen, harus memiliki minimal 2 dari 5 makanan nasional,” jelas Vita.

Vita mengatakan, dengan cara ini Kemenpar dapat mensinergikan langkah serta mendukung sepak terjang restoran Indonesia di luar negeri, sekaligus menduniakan kuliner Nusantara. Pun, membantu perekonomian nasional lewat kontribusi kuliner.

“Dari nilai tersebut, kontribusi terbesar ternyata berasal dari kuliner. Kuliner berhasil menyumbang sekitar 41 persen atau sekitar Rp382 triliun. Ini adalah potensi yang sangat besar untuk meningkatkan pemasukan negara,” tukasnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf mengatakan sektor ekonomi kreatif memberikan sumbangsih terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Bahkan, pertumbuhan industri kreatif Indonesia ini selalu positif.

Triawan mengungkapkan bahwa nilai PDB ekonomi kreatif mencapai Rp1.009 triliun pada tahun lalu. Tiga sektor yang memberikan kontribusi besar dalam industri ekonomi kreatif, yakni fesyen, kuliner, dan craft/kriya.  

(TIN)

Merayakan Natal dan Tahun Baru Penuh Warna di Prefektur Kanagawa

Jakarta: Merayakan Natal dan Tahun Baru 2019 tinggal sebentar lagi. Jika Anda belum punya agenda untuk merayakannya tak ada salahnya untuk mengunjungi negara tempat Oshin berada, yaitu Jepang, tepatnya di Prefektur Kanagawa.

Ini bukan tanpa alasan karena Jepang merupakan negara tujuan favorit wisatawan Indonesia beberapa tahun belakangan ini.

Seperti rilis yang diterima oleh Medcom.id dari Vector Indonesia, banyak yang belum mengetahui kalau di Jepang juga banyak diadakan acara Natal dan perayaan tahun baru.

Dan kali ini, Anda bisa merayakannya di  Selatan Tokyo, Prefektur Kanagawa yang bisa ditempuh hanya dalam waktu kurang lebih satu jam dengan kereta api dari pusat kota Tokyo.


(Di Hakkejima Sea Paradise Yokohama Anda bisa menikmati pertunjukan lumba-lumba di musim dingin bersuasana Natal di ruang tertutup serta dihiasi oleh gemerlap lampu berkilau mungkin akan menjadi pengalaman baru yang langka. Foto: Dok. Vector Indonesia)

1. Illumination Experience

Illumination Experience pada saat Musim Dingin di Jepang, Yokohama Hakkejima Sea Paradise. Dari pusat kota Tokyo, Hakkejima Sea Paradise Yokohama dapat ditempuh dengan kereta api hanya dalam waktu satu setengah jam.

Dimulai dari shopping mall, akuarium, taman hiburan, hotel, fasilitas pariwisata, Anda dapat mengajak teman-teman, atau keluarga untuk menikmati tempat bermain ini.

Di Hakkejima Sea Paradise Yokohama, mulai dari tanggal 9 November 2018 sampai dengan 28 Februari 2019, akan diadakan Illumination event “Mystical Island”. Adapun highlights dari acara tersebut adalah acara lumba-lumba bernama “Lightia”.

Pertunjukan lumba-lumba di musim dingin bersuasana Natal di ruang tertutup serta dihiasi oleh gemerlap lampu berkilau mungkin akan menjadi pengalaman baru yang langka. Acara ini sangat cocok dinikmati bagi Anda yang bertamasya bersama anak-anak atau keluarga dan orang terkasih.

Di acara ini, “suara, cahaya, gambar” berpadu dengan “manusia dan lumba-lumba”, semuanya berinteraksi dalam sebuah kesatuan selama 20 menit.

Selain atraksi lumba-lumba, di Hakkejima Sea Paradise Yokohama, pengunjung juga dapat menikmati pesta kembang api “Christmas Fireworks Symphony” dari tanggal 22 Desember sampai dengan 24 Desember 2018 (dimulai dari jam 20.30 dan berlangsung selama 10 menit, selama tiga hari berturut-turut).

Anda juga dapat menikmati pesta kembang api disertai lagu lagu sehingga memberikan pengalaman menonton kembang api yang romantis dan sangat direkomendasi.

(Baca juga: Intip Cantiknya Musim Gugur di Kanagawa)


(Yokohama Red Brick Warehouse Christmas market. Foto: Dok. Vector Indonesia)

2. Yokohama Red Brick Warehouse

Menikmati acara Natal sambil shopping, mengapa tidak? Shopping tentunya telah menjadi salah budaya tersendiri bagi wisatawan Indonesia ketika traveling keluar negeri.

Di Yokohama, kota yang dapat ditempuh hanya dalam waktu 30 menit dari pusat kota Tokyo, terdapat sebuah gudang batu bata yang dijadikan shopping mall bernama Yokohama Red Brick Warehouse. Di sana terdapat jualan pakaian yang fashionable dan juga kuliner terkenal Jepang.

Di area outdoor Yokohama Red Brick Warehouse, setiap tahunnya akan diselenggarakan acara musiman yang terkenal, dan setiap akhir tahun, untuk tahun ini juga akan diadakan Christmas market mulai dari tanggal 23 November 2018 sampai dengan 25 Desember 2018.

Tahun ini merupakan tahun kesembilan diadakannya bazaar ini, di mana pengunjung dapat menikmati suasana berbelanja seperti di Jerman yang merupakan negara asal mulanya budaya Christmas market.

Di Christmas market ini akan ada hutte (tenda yang terbuat dari kayu) yang langsung diimpor dari Jerman.

Di tenda ini akan banyak dijual makanan dan minuman seperti Glühwein (wine hangat) yang dapat dinikmati bersama Frankfurt dan masih banyak makanan bertema Natal lainnya. Jadi, siapkan skejul Anda beserta orang-orang terkasih dan nikmati keseruan di Prefektur Kanagawa, Jepang.

(TIN)

Omesh dan Irfan Hakim Bersyukur Bisnis Kulinernya Berkembang

Omesh dan Irfan Hakim syukuran Bandung Kunafe (foto: dok. pribadi)

Jakarta: Irfan Hakim dan Omesh tak bisa menutupi rasa bahagianya melihat bisnis kuliner mereka, Bandung Kunafe sudah berjalan satu tahun. Sebagai bentuk syukur, Omesh dan Irfan Hakim menggelar serangkaian acara.

Bersama sejumlah staf dan karyawan Bandung Kunafe, melakukan acara syukuran dengan tema Pangeling (Mengingat) di Taman Hotel Topas yang tak jauh dari lokasi Bandung Kunafe pada pekan lalu. Mereka hendak mengingat kembali perjalanan Bandung Kunafe hingga sekarang yang terus berkembang dengan usaha dan kerja kerasnya.

“Kami ingin bermetamorfosis selama satu tahun perjalanan usaha ini. Jalan satu ahun pertama ini tidak mudah dengan segala rintangannya. Tapi kami tetap berusaha terus untuk bisa menghadapi dan terus berusaha memberikan yang terbaik pada konsumen dan pelanggan Bandung Kunafe,” kata Omesh dalam keterangan tertulisnya.

Omesh dan Irfan juga menggelar acara berisikan kajian bersama ust Noor Al Kautsar atau yang biasa dikenal dengan Ustadz Abe. Mantan vokalis Rocket Rockers yang akrab disapa Kang Ucay itu menceritakan perjalanan hijrahnya dan memutuskan menjadi wiraswasta.

Tak lupa, Omesh dan Irfan juga mengadakan donasi untuk kota Palu yang bekerjasama dengan rumah zakat. Acara pun mendapat perhatian masyarakat yang memang sengaja datang maupun melintasi lokasi acara.

“Kami menggelar acaranya terbuka untuk umum. Jadi penonton yang berpartisipasi berkesempatan mendapatkan berbagai macam hadiah,” ujar Irfan.

(ELG)

Tips Liburan dengan Campervan ala Nadine Chandrawinata dan Dimas Anggara

Jakarta: Siapa yang tak tahu Selandia Baru? Keindahan alamnya yang menawan ini juga merupakan tempat lokasi film Lord of the Ring yang terkenal. Dan bagi Anda yang ingin mengunjungi negeri yang terkenal dengan kiwinya ini juga bisa menghemat budget Anda.

Salah satunya dengan menggunakan campervan. Campervan adalah sebuah van yang memiliki fungsi sebagai camp yang bisa digunakan untuk memasak sampai tidur.

Perjalanan menggunakan campervan (atau yang biasa disebut dengan campervanning) memberi keleluasaan bagi para wisatawan untuk memutuskan kapan, di mana, dan bagaimana mereka ingin menikmati liburan mereka tanpa mengurangi kenyamanan.

Jika Anda tertarik untuk menjelajahi Selandia Baru dengan menggunakan campervan seperti Nadine dan Dimas, berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda seperti dalam rilis dari Maverick yang diterima oleh Medcom.id.

(Baca juga: Menikmati Bagian Middle-earth ala Nadine Chandrawinata)

1. Memiliki izin mengemudi internasional
Di Selandia Baru, Anda harus memiliki Izin Mengemudi Internasional/International Driving Permit (IDP) atau SIM dalam bahasa Inggris yang masih berlaku untuk dapat menyewa campervan dan mengemudi dengan legal.

Jika SIM Anda tidak dalam bahasa Inggris, Anda perlu membawa terjemahan Bahasa Inggrisnya atau mengurus IDP. Selain itu, pastikan Anda mempelajari peraturan lalu lintas Selandia Baru dengan mengambil tes ini sebelum berangkat untuk pengalaman berkendara yang aman dan menyenangkan selama berlibur.


(Selain merencanakan rute, penting juga untuk merencanakan konsumsi Anda, baik itu barbecuing di tepi pantai, piknik di taman, atau makan di restoran. Foto: Dok. Maverick)

2. Cari tahu tipe campervan yang Anda butuhkan
Pilih campervan yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran Anda untuk dapat bepergian dengan nyaman. Secara umum, ada tiga jenis campervan yang tersedia di Selandia Baru: camper car, campervan, dan motorhome.

Camper car adalah jenis terkecil dari campervan yang hanya menyediakan area tempat tidur dan tempat duduk, sementara campervan – pilihan paling populer untuk wisatawan – memiliki ruang yang lebih luas untuk menyediakan dapur, toilet, serta tempat penyimpanan bagasi.

Jika prioritas Anda adalah tingkat kenyamanan yang tinggi, coba sewa motorhome, seperti yang dipakai Nadine dan Dimas ketika perjalanan bulan madu mereka.

Lebih besar dan lebih luas, Motorhome tidak hanya memiliki fasilitas utama yang lengkap, namun juga tangki air dan sistem daur ulang air (grey water).

3. Cari tahu tempat berkemah di Selandia Baru
Selandia Baru memiliki lebih dari 500 lokasi berkemah bebas secara bertanggung jawab (responsible camping) dengan berbagai pemandangan yang indah.

Namun, lebih baik jika Anda mengunjungi pusat informasi setempat atau situs Freedom Camping website sebelumnya, karena masing-masing lokasi memiliki peraturan berkemah yang berbeda.

4. Rencanakan rute Anda
Hindari perubahan pada menit-menit terakhir di tengah perjalanan dengan melakukan riset menyeluruh mengenai tempat-tempat yang ingin dikunjungi, serta waktu terbaik untuk melakukan perjalanan tersebut.

Selain itu, coba cari perhentian atau tempat istirahat yang dapat memberikan Anda pemandangan terbaik dan banyak kesempatan untuk foto Instagram.


(Selandia Baru memiliki lebih dari 500 lokasi berkemah bebas secara bertanggung jawab (responsible camping) dengan berbagai pemandangan yang indah. Anda bisa memilihnya. Foto: Dok. Maverick)

5. Rawat campervan Anda
Jaga campervan Anda agar tetap bersih dan nyaman dengan mengosongkan wastewater di sarana pembuangan khusus.

Sarana ini banyak ditemukan di tempat perkemahan, tetapi Anda juga bisa menemukannya di beberapa tempat umum lainnya seperti tempat parkir mobil.

Membuang sampah dapat menghindari bau tidak sedap di campervan dan membantu mengurangi konsumsi bahan bakar Anda.

Perhatikan juga indikator tangki bensin Anda. Supaya aman, segera penuhi tangki bensin ketika sudah tinggal setengah. Jangan menunggu sampai hampir kosong karena pom bensin yang banyak ditemukan di kota-kota besar jarang tersedia di kota-kota kecil atau di sepanjang perjalanan antar kota.

 6. Rencanakan konsumsi Anda
Selain merencanakan rute, penting juga untuk merencanakan konsumsi Anda, baik itu barbecuing di tepi pantai, piknik di taman, atau makan di restoran.

Dengan demikian, Anda dapat memperkirakan bahan-bahan yang harus disiapkan atau dibeli, sehingga waktu makan menjadi lebih menyenangkan di Selandia Baru. Tips: Jangan lupa berhenti di swalayan untuk membeli berbagai kudapan ringan apabila mendadak lapar di perjalanan.

7. Tetap waspada
Penduduk Selandia Baru ramah, ini akan membuat Anda merasa diterima dan aman, tetapi tidak ada salahnya untuk selalu waspada terhadap situasi apa pun.

Nomor darurat untuk kebakaran, ambulans, dan polisi adalah 111. Jangan takut untuk meminta pertolongan dari penduduk Selandia Baru karena mereka terkenal akan kehangatan dan kesediaan mereka untuk membantu.

(TIN)

Mengenal Randang di Puncak Acara Nusantara Marandang

Jakarta: Sumatera Barat bukan hanya terkenal akan keindahan alamnya saja. Tentu juga soal ragam kulinernya. Ya, dari segala macam kuliner yang ada di ranah Minang, mungkin Randang yang paling terekam di benak kita.

Bagaimana tidak. Randang seolah haram jika tak disajikan di dapur kita. Mulai saat hari besar keagamaan, pernikahan, hingga acara hajatan.

Tapi, jika bicara soal Randang, mungkin tak banyak yang tahu filosofi Randang. Makna filosofi itu terdapat pada empat unsur utama racikan Randang.

“Sesuai unsurnya ada empat. Daging, menandakan niniek mamak atau orang yang dituakan. Lalu, santan yang menandakan cendikiawan.”

(Baca juga: Jangan Gunakan Nanas Supaya Daging Rendang Empuk, Ini Alasannya)


(Tapi, jika bicara soal Randang, mungkin tak banyak yang tahu filosofi Randang. Makna filosofi itu terdapat pada empat unsur utama racikan Randang. Foto: Dok. Medcom.id/Dhaifurrakhman Abas)

“Kemudian, lada mewakili kalangan ulama. Dan bumbu yang mewakili masyarakat,” kata Kepala Badan Penghubung Provinsi Sumatera Barat, Andre Setiawan, di Century Park Hotel, Kamis 29 November 2018.

Nah, jika tertarik mengenal lebih jauh tentang masakan paling enak di dunia ini, Anda bisa menghadiri acara Nusantara Marandang. Acara yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat ini bakal diselenggarakan di Gelora Bung Karno, pada Minggu 2 Desember 2018.

“Nusantara Marandang adalah salah satu cara kami sebagai Pemprov Sumbar ubtuk menyampaikan pada masyarakat nasional dan internasional tentang nilai luhur, historis dan budaya dari Randang,” ujar Andre.

Nusantara Marandang dijanjikan bakal berlangsung meriah. Diisi dengan rangkaian acara menarik seperti demo memasak Randang oleh juru masak asli berdarah Minang.

Selain itu juga dimeriahkan dengan bazaar kuliner dan pameran produk UMKM dari ranah Minang. Tak hanya itu, Nusantara Marandang juga turut menampilkan aneka seni tradisional daerah Sumatera Barat, seperti Silek, Saluang, Rabab dan Randai.

“Nusantara Marandang juga akan memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) untuk kreasi terbanyak masakan randang,” tandas Andre.

(TIN)

Resep Jenang Gempol

Jika Anda sedang mencari resep kue tradisional Indonesia, tak ada salahnya untuk mencoba resep yang satu ini. (Foto: Dok. Asri Kartini/@imajinasi_asri)

Jakarta: Jika Anda sedang mencari resep kue tradisional Indonesia, tak ada salahnya untuk mencoba resep yang satu ini. Jenang Gempol, sajian yang satu ini adalah perpaduan bubur sumsum merah dan gempol.

Mau tahu bagaimana rasanya, yuk singsingkan lengan baju eksekusi Jenang Gempol ini. 

Bahan:
1/2 gelas beras direndam 5 jam
1 gelas air
5 sdm kelapa parut
1/2 sdt garam 

Cara membuat:
1. Blender beras yang sudah ditiriskan dengan 100 ml air, blender/tumbuk hingga 1/2 halus, agar gempol yang dihasilkan memiliki tekstur sedikit kasar.
2. Masak cairan beras yang sudah diblender hingga kental dan dinginkan. Lalu pulung jadi bulatan sebesar jempol.  
3. Kukus bulatan gempol dengan alas daun pisang selama 15 menit dari air mendidih. Lalu dinginkan. 

(Baca juga: Resep Nasi Tahu Campur Bumbu Kacang)

Kuah santan 
 
Bahan:

400 ml santan kekentalan sedang
2 lembar daun pandan disimpulkan
1/2 sdt garam  

Cara membuat:  
1. Rebus santan, pandan dan garam dengan api sedang dan aduk terus perlahan hingga mendidih agar santan tidak pecah. Lalu dinginkan. 
 
Bubur Merah

Bahan:
100 gr tepung beras 
200 gr gula aren 
1000 ml santan encer 
1/2 sdt garam 
3 lembar daun pandan, simpulkan 

 Cara membuat:  
1. Rebus gula, garam dan 100 ml air santan, saring.
2. Sisa santan, tepung beras, pandan, aduk hingga larut, campur larutan gula, lalu masak hingga meletup-letup beberapa saat dan dinginkan. 

Cara penyajian:  
1. Ambil piring saji, alasi dengan daun pisang.
2. Taruh bubur merah, gempol dan siram dengan santan. Selamat menikmati Jenang Gempol ala @@imajinasi_asri.

Resep oleh Asri Kartini

(TIN)

Menikmati Keunikan Budaya Negeri Sakura

Jakarta: Keindahan berbagai tempat wisata dan budaya di Jepang menjadi sebuah pesona yang memikat para wisatawan untuk berkunjung.

Terinspirasi keindahan Negeri Sakura, Summarecon Mal Bekasi menghadirkan event bertajuk Moshi Moshi sebagai upaya  pengenalan dan wadah kreativitas para pencinta kebudayaan Jepang.

Tahun ini untuk kelima kalinya, Moshi Moshi hadir kembali pada 23-25 November 2018, di area The Downtown Walk. Beragam acara diadakan di sana. Mulai dari wisata kuliner makanan khas Jepang, pameran merchandise, Matsuri Parade, hiburan musik, hingga cosplay competition.

“Dari tahun ke tahun antusiasme para para pencinta Jepang untuk event Moshi Moshi sangat baik dan masih menjadi acara yang terus dinantikan,” kata Center Director Summarecon Mal Bekasi Ugi Cahyono, dikutip siaran persnya.  

Moshi Moshi dibuat sebagai wadah kreativitas melalui cosplay competition dan hiburan musik. Workshop Ikebana dan hadirnya Youtuber Christian Bong pun menjadi momen untuk memberikan inspirasi bagi anak-anak muda dan masyarakat untuk mengembangkan talenta dan melahirkan karya positif.

Memasuki area The Downtown Walk di Summarecon Mal Bekasi, pengunjung disambut dekorasi warna-warni meriah yang membuat nuansa Jepang semakin terasa. Melengkapi festival Jepang, pengunjung juga diajak berwisata kuliner. Ada Ichiban Dorayaki, Magic Snack, Japadog, Cheese King, Sushi Mayo, Shukufuku, Maru Maru Ichi, dan lainnya.

Bagi para pencinta anime dan karakter Doraemon, tersedia ragam merchandise menarik untuk menambah koleksi.

Selama tiga hari penyelenggaraan, Moshi Moshi diwarnai dance cover competition, atraksi seni beladiri Aikido, parade kebudayaan Jepang dan kostum memesona dari cosplayer peserta Cosplay Competition.
 
Christian Bong pun turut menghibur pengunjung dengan lantunan suara merdunya di panggung The Downtown Walk.

Kemudian pada hari terakhir, ada Cosplay Kids Competition, pertunjukan Tari Kipas, dan workshop merangkai bunga atau dalam budaya Jepang bernama Ikebana. Rangkaian festival Jepang ini ditutup penampilan idol grup bernama Shojo Complex.

(ROS)

Menengok Enam Kota Menawan di Taiwan

Jakarta: Siapa yang tak tahu Taiwan. Negeri indah yang ketika Portugis menemukannya pertama kali abad ke-16 disebut dengan Ilha Formosa (Pulau yang Indah).

“Taiwan juga merupakan salah satu tujuan favorit wisatawan Asia dan masuk dalam posisi sembilan besar destinasi wisata utama bagi wisatawan Indonesia,” sebut rilis Agoda seperti yang diterima oleh Medcom.id.

Lalu, apa saja yang membuat kota-kota ini menjadi sangat menarik bagi wisatawan? Mari kita mengengok negeri yang minumannya populer disebut dengan “teh gelembung” atau “Boba” (teh dengan bubble) ini.

1. Taichung: Tuan rumah flora dunia
Taichung World Flora Exposition merupakan event yang begitu besar, hingga menggabungkan tiga destinasi sekaligus. Pameran yang digelar sejak awal November hingga 24 April 2019 ini tersebar di tiga wilayah, yang masing-masing menyuguhkan keunikan tersendiri dari Taiwan.

Di Waipu, tempat yang menyoroti peran Taiwan sebagai kerajaan pertanian yang terkenal karena bunga, buah-buahan, dan produk lainnya.

Kemudian Houli, tempat untuk merayakan hubungan antara manusia dan alam melalui pertunjukan fasilitas berkuda berusia ratusan tahun di Taichung serta benda-benda bersejarah Taiwan yang dipinjamkan dari National Palace Museum.

Sementara Fengyuan dibangun di sepanjang tepi Sungai Ruanpizai yang merupakan koridor bunga tepi sungai terpanjang di Taiwan, menunjukkan pentingnya perairan bagi kehidupan perkotaan.

(Baca juga: Mencicipi Teh Khas Taiwan di Jakarta)


(Berbagai keindahan di Taiwan, salah satunya dari sisi budaya dan bahasanya. Foto: Boris Smokrovic/Unsplash.com)

2. Danau Sun Moon: Rumah bagi salah satu bahasa di dunia yang paling terancam punah
Selama berabad-abad, lagu dan puisi telah ditulis untuk menggambarkan keindahan Danau Sun Moon, Nantou, yang merupakan danau terbesar di Taiwan. Banyak yang menilai jalur sepeda di sekeliling danau sebagai rute sepeda terindah di Taiwan.

Danau Sun Moon juga merupakan rumah bagi suku Thao, kelompok suku asli terkecil di Taiwan. Sementara Bahasa Thao adalah salah satu bahasa paling terancam punah di dunia, dengan kurang dari enam penutur yang masih hidup beberapa tahun lalu.

Namun, berkat upaya konservasi para pemimpin suku, generasi muda Thao mulai menggunakan kembali bahasa asli mereka.

3. Tainan: Surga bagi penggemar kuliner
Selama 200 tahun hingga akhir abad ke-19, bagian selatan Kota Tainan merupakan pusat ekonomi Taiwan. Ini menunjukkan banyaknya restoran dan resep yang tak lekang oleh waktu.

Saat ini, Tainan dikenal sebagai pusat kuliner dan kota untuk bersantai. Pengunjung banyak yang datang untuk menikmati hostel yang chic dan street food.

Satu-satunya masalah adalah daftar makanan wajib icip yang bertambah kian banyak dan mencapai lebih dari 100 sajian berbeda!

(Tips: Jika tak cukup waktu untuk mencicip seluruh makanan, pastikan mencoba mie ikan, udang gulung, puding tabung beras, dan es serut)

4. Kaohsiung: Penghargaan terhadap arsitektur
Jika Anda penggemar arsitektur, pergilah ke Kaohsiung. Bangunan-bangunan di Kaohsiung umumnya lebih luas, terbuka dan banyak mendapat sentuhan seni arsitektur.

Kaohsiung Main Public Library, yang memiliki atrium gantung terbesar di dunia, mendapat pujian dari para pencinta buku di seluruh Taiwan untuk desainnya yang menakjubkan.

Sementara National Kaohsiung Center for the Arts yang dirancang oleh perusahaan Belanda, Mecanoo, merupakan lokasi seni terbesar di dunia.

Pusat seni yang baru dibuka tersebut memiliki 9.194 organ pipa, menjadikannya yang terbesar di Asia.

5. Hualien: Destinasi ini memungkinkan Anda mendapat semuanya
Hualien sangat beruntung memiliki budaya yang kaya dan pemandangan alam yang indah.

Pegunungan dan laut bertemu di garis pantai sepanjang 124 km, memberi akses ke puncak tertinggi Taiwan.

Pantai Qixingtan di Hualien masih terus berada di daftar pantai terbaik Taiwan. Bagi wisatawan yang suka bertualang, Ngarai Taroko, yang disebut LA Times sebagai ‘Yosemite versi Taiwan’, adalah tempat bagus untuk dijelajahi.

Ngarai ini juga merupakan rumah bagi suku asli Truku, menjadikan kunjungan ke Desa Dageeli memberi pengalaman budaya dan makanan ala Truku. Lokasi ini pun hanya satu jam perjalanan dari Pantai Qixingtan dan Ngarai Taroko.

6. Taitung: Benteng budaya suku asli di Taiwan
Wisata budaya suku asli di Taiwan berbeda dengan negara lain. Di Taiwan, Anda tidak memerlukan izin untuk melakukan perjalanan ke daerah adat, dan dapat bersentuhan dengan budaya asli secara langsung.

Di Taiwan, Anda dapat melakukan ini di Taitung, destinasi yang semakin menarik bagi para wisatawan yang ingin menyelami kehidupan masyarakat adat.

Terletak di sisi pulau yang menghadap ke Pasifik, Taitung adalah rumah bagi beberapa suku asli, banyak di antara mereka mempertahankan tradisi dan hubungan dengan alam karena lokasi yang relatif terpencil. Salah satunya adalah musik vokal polifonik suku Bunun, yang disebut ‘Pasibutbut.’

Dalam sebuah doa panen ke alam, Pasibutbut dinyanyikan oleh sekelompok orang Bunun yang berdiri dalam lingkaran.

Mereka bernyanyi tanpa partitur dan konduktor. Keselarasan nada dicapai dari rasa saling pengertian yang diperoleh melalui praktik dan ikatan pribadi. Selain tradisi musiknya, budaya Bunun menawarkan akses pengunjung melalui banyak festival.

(TIN)

Mengembalikan Kejayaan Alam Indonesia lewat Gerakan Jaga Bhumi

Jakarta: Bertepatan dengan Hari Pohon Sedunia, Yayasan Kebun Raya Indonesia (YKRI) kembali meluncurkan Gerakan Jaga Bhumi. Pada periode pertama yang digelar 2017–2018, gerakan ini menghasilkan Kebun Raya Mangrove pertama di dunia yang berlokasi di Pantai Timur Surabaya.

“YKRI berniat untuk terus mempromosikan kepada masyarakat luas mengenai keberadaan Kebun Raya yang memiliki sangat banyak potensi yang baik bagi pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia,” kata Michael Sumarijanto selaku Ketua I – YKRI dalam keterangan tertulisnya.

Gerakan Jaga Bhumi tahun ini diresmi penandatanganan MOU antara Pemerintah Kota Surabaya dengan LIPI. Gerakan ini diharapkan mampu menyelamatkan plasma nutfah Indonesia melalui revitalisasi dan peningkatan jumlah kebun raya di Indonesia dengan slogan ‘Kembalikan Kejayaan Alam Indonesia’.

“Gerakan Jaga Bhumi pada periode pertama telah berhasil dan sukses dilaksanakan dengan beberapa program unggulannya yaitu Sarasehan Kalpataru, Jaga Wiyata yang melakukan kunjungan ke 200 sekolah di empat provinsi yaitu, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur),” ujarnya.

Melalui penelitian Riset Tumbuhan dan Jamu (Ristorja; tahun 2012-2017) oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), tercatat Indonesia memiliki sejumlah 6.000 sampai 7.500 tanaman obat. Hal tersebut tentunya jarang didapati di negara lainnya dengan jumlah tanaman obat yang melimpah.

“Inisiasi ini sangat penting, karena salah satu kekuatan di Indonesia adalah sumber KEHATI, kita memiliki kehati sangat tinggi sekali. Dengan demikian YKRI kembali melanjutkan gerakan Jaga Bhumi yang baru berlangsung 1 tahun ini, dan bersama-sama mengajak masyarakat luas untuk terus melakukan pelestarian serta menggali potensi untuk menciptakan Kebun Raya Tanaman Obat di Indonesia,” jelas Sonny A. Keraf selaku Wakil Ketua II – YKRI pada kesempatan peluncuran gerakan Jaga Bhumi di Hutan Kota GBK.

Gerakan ini juga akan melakukan Botanicum, yaitu kawasan edukasi luar ruang untuk memberikan narasi kreatif konservasi botani bagi generasi muda dan masyarakat Indonesia. Botanicum juga merupakan hasil rekayasa kawasan ruang terbuka hijau menjadi area publik sehingga bisa digunakan sebagai ajang edukasi, interaksi dan ekowisata dalam kota.
 
“Gerakan tersebut nantinya akan kembali melibatkan banyak pemangku kepentingan mulai dari pemerintah dan swasta, komunitas aktivitas, mahasiswa dan pelajar, pekerja dan pengusaha, keluarga muda, pehobi, serta industri terkait. Sinergi dan kolaborasi dalam Jaga Bhumi diharapkan dapat menciptakan Indonesia yang peduli bumi, di mana pemerintah bisa melahirkan kebijakan-kebijakan yang pro-lingkungan dan pro-kelestarian bumi,” jelas Michael.

(ELG)

World Music Festival (WMF) 2018 Janjikan Penampilan Spektakuler

Jakarta: Tak lama lagi penghujung tahun tiba. Jika Anda belum punya rencana untuk menghabiskan sisa akhir tahun 2018, Anda bisa menikmati berbagai penampilan spektakuler artis dalam dan luar negeri.

Berkolaborasi dengan MDMedia dan dipromotori oleh Original Production, Blanja.com mempersembahkan festival musik bertajuk “World Music Festival” (WMF) 2018 yang diselenggarakan di Telkom Hub Jakarta pada tanggal 8 dan 9 Desember 2018 serta Tennis Indoor Senayan pada tanggal 11 Desember. WMF 2018 siap menjadi salah satu festival musik terbaik tahun ini.

WMF 2018 dikemas dengan konsep yang lebih menarik yaitu various/mixed genre musik untuk mendorong perkembangan industri kreatif khususnya di bidang “musik” dari berbagai genre sehingga mampu menyatukan musik dari seluruh dunia.

“Tidak hanya musisi Indonesia, WMF juga akan menghadirkan musisi dunia seperti Firehouse dan MLTR (Michael Learns To Rock). Uniknya, World Music Festival (WMF) 2018 akan menampilkan berbagai genre jenis musik mulai dari Pop, Rock, Jazz, R&B, Art Cultural, Reggae, Dance Music hingga kolaborasi musik lintas generasi dan lintas market. Sehingga apapun genre musiknya masyarakat bisa berkumpul dan bersatu lewat sebuah konser musik yang kami hadirkan,” ujar CEO Blanja.com Jemy Confido.

Baik headliner internasional maupun lokal Indonesia merupakan grup-grup musik legendaris yang akan tampil bersama dengan artis/musisi era milenial, termasuk mengangkat ART Cultural Show – Seni Budaya Indonesia ke dunia.

MLTR (Michael Learns To Rock) dengan konsep tournya “STILL” 2018 akan membawakan lagu di album terbarunya berjudul Everything You Need serta lagu hits lainnya seperti That’s Why, You Took My Heart Away, Paint My Love, 25 minutes, Nothing to Lose, Take Me to Your Heart, Sleeping Child.

(Baca juga: Malam Minggu Romantis Bersama Michael Learns To Rock)

Earth Wind and Fire experience akan memainkan beberapa lagu lagu hits dunia mereka seperti September, Boogie Wonderland, Fantasy, Let’s Groove, I’ll write the Song hingga After The Love Has Gone, sedangkan Firehouse akan menampilkan lagu-lagu hits dunianya seperti I Live my Life for You, Here for You, Love of a Lifetime dan When I Look into Your Eyes.

Ada juga sejumlah musisi Indonesia lintas generasi dan genre lokal seperti GIGI, D’Masiv, Krakatau Reunion, Reza Artamevia, Rendy Pandugo, Vina Panduwinata & Friends (Vina Panduwinata, Irianti Erningpraja, Rita Efendi, Agus Wisman, Adji Soetama, dan Ratu Ira).

Juga penampilan hebat kolaborasi dari “Indonesia ROCK All Stars” Andi/rif,  Rere Grass Rock, Gatot Ungu, Yudha Romeo, Beben T-Five, John Paul Ivan Boomerang, Ophie Danzo), “Indonesia All Stars” (Mus Mujiono, Yana Julio, Deddy Dhukun, Ikang Fawzi, Dian Pramana Putra, Keenan Nasution), Bharata Band, Millenial Indie Band serta dimeriahkan juga dengan Art Cultural Performance dan Indonesia Drums and Percussions.

Tiket WMF 2018 sendiri sudah bisa dibeli di Blanja.com atau langsung datang ke booth Blanja.com yang ada di Telkom Hub dan Mall Kota Kasablanka dengan harga tiket mulai dari Rp800 ribuan hingga Rp2 jutaan.

“Total ada 11.000 tiket dipersiapkan dan kami juga sudah bekerjasama dengan beberapa partner untuk memberikan diskon up to 25 persen khusus pembayaran menggunakan kartu kredit Mandiri, T-cash, tukar IndiHome Poin,” tambah Jemy.

Selain dapat menyaksikan penampilan musisi kesayangan, para pengunjung juga dapat menikmati berbagai keseruan lainnya dalam festival culinary, food truck, games, e-Sport dan mini exhibition.

“Kehadiran World Music Festival (WMF) 2018 diharapkan menjadi rumah baru bagi artis atau musisi yang dicintai para penggemar pada masanya dan terus berkarya di era saat ini (milenial),” tutup Jemy Confido.

(TIN)

Melepas Penat di Arborea, Kafe Asri di Kawasan Hutan Jakarta

Jakarta: Banyak yang bilang cuaca di Ibu Kota akhir-akhir ini sedang galau. Kadang hujan, mendung, kadang terik. Sesukanya saja.

Sama halnya dengan hari ini. Mentari seolah mendapatkan momentumnya. Ia bersinar terang sampai terasa di ubun-ubun kepala. Panas.

Kalau begini ceritanya, menjajal minuman segar sambil mencicipi camilan ringan di bawah pohon rindang menjadi pilihan tepat bukan? Tapi, apa bisa mencari lokasi tersebut di wilayah metropolitan?

Semua pertanyaan tadi terjawab ketika kami mengunjungi Arborea Cafe. Lingkungan di sini asri, berada di kawasan hutan kota Arboretum, Manggala Wanabakti.

Kafe berornamen kayu ini terletak di area komplek Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LHK). Diresmikan langsung oleh Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar pada Agustus lalu.

Tujuannya, untuk menyemarakkan Asian Games 2018 lalu. Sekaligus sebagai destinasi wisata para tamu, atlet maupun pengunjung yang berasal dari berbagai negara di Asia.


Arborea Cafe (Foto: Medcom/Dhaifurrakhman Abas)

Menu

Soal harga, Arborea Cafe menawarkan menu makanan dan minuman yang pas buat ukuran kantong mahasiswa. “Dua puluh ribuan” untuk minuman, “enam ribuan” untuk makanan.

Menu yang disediakan kafe ini pun hanya seputar minuman mulai dari kopi, cokelat, teh dan jus. Sementara untuk makanannya hanya meliputi bakery dan pastry serta kudapan tradisional.

Berhubung cuaca terik, kami memesan Ice Crunchy Coffe, Ice Lychee Tea, dibarengi pisang goreng sebagai cemilannya. Proses pemesanan terbilang cepat. Tidak sampai lima menit, pesanan siap hidang.


Arborea Cafe (Foto: Medcom/Dhaifurrakhman Abas)

Kafe ini terdiri dari tiga lantai. Begitupun tiga cara untuk menikmati santapan yang Anda pesan.

Untuk menikmati hidangan disediakan bangku hanya untuk 16 orang di lantai bawah. Sementara jika ingin menikmati sofa Anda bisa naik ke lantai dua. Atau memilih duduk lesehan di lantai tiga maupun di bagian teras cafe.

Menyantap menu di tengah kepadatan arus lalu-lintas

Lokasi di Arborea Cafe memang menyejukan, dikelilingi pohon-pohon yang cukup lebat. Namun tak bisa dibohongi, raungan kendaraan bermotor cukup jelas terdengar dari sini.

Mahfum, meskipun terletak di area komplek Kemen LHK, lokasi Arborea menjorok ke Jalan Gatot Subroto, dekat gerbang tol Pejompongan. Meski begitu, beberapa pengunjung terlihat tak peduli.

Mereka asyik menjepret gambar, berswafoto dan membawa hewan peliharaan berjalan-jalan di lokasi tersebut. Anda juga bisa belajar banyak mengenai nama flora di sini.

“Cocok untuk generasi milenials,” kata Staff Arborea Cafe, Putera, ketika berbincang dengan Medcom.id, Jumat 16 November 2018.

Sayangnya, banyak pengunjung yang hanya sekadar memanfaatkan ruang untuk eksistensi, menjempret foto. Sisa sampah tidak dibuang, dibiarkan tergeletak begitu saja.

Padahal tempat sampah tersedia di setiap sudut kafe. Walhasil, staff kafe yang berjumlah empat orang sibuk mondar-mandir membersihkan ruang sekaligus menjamu tamu dari kasir.

“Mereka (pengunjung) sudah terlalu dewasa untuk diberitahu bro. Seharusnya mengerti. Lingkungan bukan cuma buat berfoto, tapi juga dilindungi,” keluh Putera yang terlihat sibuk memungut sampah makanan pengunjung.

Pengunjung di Arborea Cafe cukup ramai. Ketika kami tiba, ada sekitar 30-an orang sedang nongkrong di sini. Semakin petang, jumlah pengunjung semakin membeludak.

“Paling ramai pas weekend. Banyak yang kehabisan menu juga,” kata Putera melanjutkan.

Nah jika tak mau kehabisan menu makanan di sini, Anda bisa singgah ke Arborea Cafe dari pukul 08.00-20.00 WIB setiap hari. Dijamin pas buat Anda yang sedang ingin mencari keheningan di tengah kepadatan kota Jakarta. Silakan kunjungi!

(ELG)

Resep Salad Segar Mix Yogurt

Salad segar dengan tambahan yogurt. Simak yuk cara membuatnya. (Foto: Dok. Asri Kartini/@imajinasi_asri)

Jakarta: Membuat salad sebenarnya tidak terlalu rumit, yang dibutuhkan cukup kreasi Anda saja. Selain mudah dibuat, jajaran buahnya bisa menambah serat dan membuat Anda sehat.

Coba saja sontek salad yang satu ini. Dengan tambahan yogurt rasanya bisa menambah kesegaran di siang hari. Salad segar dengan tambahan yogurt. Simak yuk cara membuatnya.

(Baca juga: Resep Nasi Tahu Campur Bumbu Kacang)

Bahan: 
1 mangga potong kotak-kotak 
Semangka potong secukupnya 
Melon potong secukupnya 
2 jeruk medan peras 
yogurt plain secukupnya

Cara membuat:  
1. Simpan bahan-bahan yang telah dipotong di kulkas sampai dingin. 
2. Tata buah di dalam wadah, berikan satu sdm yogurt plain di atasnya, lalu siram perasan jeruk ke buah. Siap dinikmati. Selamat ngemil cantik dan sehat ala @imajinasi_asri.

Resep oleh Asri Kartini

(TIN)

Resep Nasi Tahu Campur Bumbu Kacang

Sedang mencari aneka makanan berbumbu kacang? Mengapa tidak mencoba resep Nasi tahu campur berbumbu kacang. Simak yuk cara membuatnya. (Foto: Dok. Asri Kartini/@imajinasi_asri)

Jakarta: Sedang mencari aneka makanan berbumbu kacang? Mengapa tidak mencoba resep yang mudah dan cukup sederhana ini.

Tahu campur berbumbu kacang tentu saja ditemani dengan nasi menjadikan santapan yang segar dan nikmat. Coba membuatnya di rumah tak sulit karena bahan-bahannya mudah Anda temui serta cukup murah. Berikut ini resep yang bisa Anda coba. 

Bahan: 
3 buah tahu (potong kecil-kecil dan goreng setengah matang) 
1 mangkuk nasi (satu porsi nasi) 
Tauge secukupnya (seduh dengan air panas) 

(Baca juga: Resep Nasi Goreng Udang Nanas yang Lezat dan Segar)

Bumbu kacang: 
5 cabai rawit (sesuai selera) 
1 siung bawang putih 
3 sdm kacang tanah goreng 
1 sdm irisan gula merah 
2 sdm air 
kecap manis 
Terasi sejumput 
Garam secukupnya 

Bahan taburan: 
Bawang goreng 
Irisan daun seledri 
Jeruk sambal 

Caranya membuat: 
 1. Ulek cabai, bawang putih dan kacang, tambah terasi, garam, gula merah sampai halus.  
 2. Cicipi rasa, berikan air. 
 3. Taruh nasi di atas piring, tahu di atasnya, lalu tauge, siram dengan ulekan kacang. 
 5. Beri taburan bawang goreng, potongan daun seledri, kecap secukupnya dan beri perasan jeruk sambal atau jeruk nipis. Selamat menikmati Nasi Tahu Campur Bumbu Kacang ala Imaginasi Asri yang bisa Anda sontek dari @imajinasi_asri.

Resep oleh Asri Kartini

(TIN)

Jadi Latah Nikmati Gelato ala Eat Pray Love

ROMA :  Suhu udara malam sekitar enam derajat Celcius. Dingin sekali.  Tetapi, sebelum beranjak tidur, kami ingin mengakhiri segala aktivitas hari itu dengan ‘ritual’ ngemut-ngemut es. Kami pun memutuskan menyerbu Il Gelato di San Crispino.

Jaraknya, hanya 170 meter dari air mancur Fontana di Trevi. Saat kami tiba sekitar pukul 20.00, seorang pria melayani kami. Senyum pria berwajah India itu mengembang. Kebetulan, hanya rombongan kami yang datang ke tokonya. Saat itu.

Lokasi di Il Crispino memang tidak jauh dari salah satu lokasi turisme di Kota Roma itu. Pagi, siang bahkan malam, lokasi ini selalu dipenuhi wisatawan asing yang potensial menjadi pelanggan kedai. Tidak heran Il Crispino tetap buka di malam hari yang basah.

Pemilik Il Crispino mungkin paham. Di malam seperti itu pun, akan ada saja turis yang mau menikmati gelato terutama wisatawan dari negeri tropis seperti Asia Tenggara termasuk Indonesia. Turis dari Asia tentulah punya karakter tersendiri.  Seperti kami, tidak peduli malam hari dan cuaca dingin, Il Crispino tetap kami kunjungi.

Saya pun menduga penjual di Roma familiar dengan karakter turis Indonesia. Saya sempat bertemu beberapa penjual cendera mata yang coba berbicara atau sekadar menyapa dengan bahasa Indonesia setelah tahu kami dari Indonesia. Begitu pun saat kami berpapasan dengan seorang petugas survei dari LSM setempat. Di toko kaus sebelah air mancur Fontana di Trevi, saya juga bertemu seorang pelayan toko yang cukup  fasih berbahasa Indonesia.

Latah Eat Pray Love
Sebenarnya kedai gelato banyak tersebar di Kota Roma. Seharian, saat kami menyusuri kota, beberapa kali kami melewati kedai gelato. Desain kafenya menarik dan antik. Tetapi kami tidak peduli.  Hanya Il San Crispino yang tampaknya wajib  kami sambangi.  Padahal interior dan eksterior kedainya biasa banget.

Ya, kami latah seperti turis lain yang datang ke sini.

Gelato Il San Crispino adalah salah satu kedai gelato paling terkenal seantero dunia. Namanya melambung gara-gara novel Eat Pray Love (2006) karya Elizabeth Gilbert yang kemudian diangkat ke layar lebar dan dibintangi Julia Roberts (2010).

Dalam film itu, Julia Roberts berperan sebagai Elizabeth Gilbert yang melancong ke India, Italia dan Indonesia untuk melepaskan diri dari depresi setelah perceraian. Gelato di Il San Crispino menjadi salah satu tempat yang kerap disinggahi dalam petualangan kuliner Gilbert di Negeri Pizza itu.

Dalam novel, Gilbert digambarkan tiga kali sehari datang ke II San Crispino. Biasanya ia kemudian mengemut gelato sambil menikmati pemandangan di  taman Villa Borghese dan Piazza del Popolo. Kesukaannya dengan tempat ini rupanya merasuki fans dan  pencinta bukunya.


Julia Roberts dalam film Eat Pray Love.

II Crispino menjelma bagai situs ziarah bagi para penggemar  Eat Pray Love. Rata-rata, perempuan yang datang. Mereka mungkin terlalu baper dengan adegan-adegan di novel itu.

“Kami sering kedatangan turis asing perempuan  yang datang setelah membaca buku itu. Bahkan kadang, ketika datang, buku itu ada di tangan mereka,” kata Paquale Alongi, pemilik II San Crispino bercerita kepada Telegraph. Ini wawancara lama sih. Waktu 2010.

“Julia Roberts datang di sela-sela syuting (Eat Pray Love). Dan dia secantik yang digambarkan selama ini,” katanya lagi.

Baca Sebelum Kantong Bocor

Pelayan di gelato Il San Crispino mempersilakan kami membaca dulu menu sebelum memesan gelato. Di Il San Crispino, mereka menyediakan  berbagai rasa gelato. Coklat, pisang, kopi, vanilla dan varian serta kombinasi lain.

Ukurannya juga macam-macam.  Yang paling kecil mereka sebut ukuran ‘bayi’. Entah mungkin ini strategi pemasaran juga, agar pengunjung yang datang condong membeli ukuran sedang atau besar karena tidak mau disebut ‘bayi’. Maaf, ini pikiran negatif saya saja.

Tapi kami tidak peduli. Kami ber 12 memang cuma ingin tahu rasanya. Ibaratnya menggugurkan satu dari sekian ‘kewajiban’ turis saat ke Roma. Seperti, menjelajahi Colloseum, mengunjungi Fontana di Trevi, Vatikan, Castle Sant Angelo, Stadion Olympico dan lain-lain, sesuai minat masing-masing.  Lagi pula, malam dingin begini konsumsi banyak-banyak es, juga agak kurang kerjaan kayaknya. 

Mangkuk (cup) ukuran ‘bayi’ dibandrol EURO 2,75 atau sekitar Rp46 ribu.  Soal, harga selebihnya bisa dilihat di gambar di bawah ini.


Intinya mangkuk paling besar ukurannya kira-kira seperti mangkuk bakso. Kata orang Italia, biasanya mereka menikmati gelato sambil jalan-jalan, bukan duduk di kedai. Pantas, di  toko gelato di San Crispino tidak menyediakan tempat duduk. Tetapi, di tempat lain ada yang menyediakan.

Konflik Turis dan Toko Gelato
Saat di negara lain, ada dua hal yang bisa bikin runyam karena ketidakpekaan atau ketidaktahuan terhadap kebiasaan masyarakat di satu tempat;  Kesusilaan, dan jual-beli.  Yang pertama bisa bikin babak belur, yang kedua, bikin fulus meluncur.

Ini dialami empat turis Inggris waktu mencicipi gelato di Antica Roma geletaria. Kedai ini dekat Spanish Steps, salah satu atraksi pariwisata Kota Roma. Mereka komplain karena harus mengeluarkan EURO 54 untuk empat mangkuk gelato. Satu mangkuk dihargai EURO 16.00 atau sekitar Rp270 ribu. Mau pingsan enggak tuh!

Mereka merasa digetok. Padahal, sudah berusaha meminimalisir harga dengan tidak meminta tambahan (topping), dan duduk di kafe. Di kafe gelato,  jika Kamu duduk, harga gelato akan lebih mahal. Jadi empat turis itu pesan gelato untuk dibawa pergi.  “Lagi pula rasanya enggak istimewa juga,” kata salah satunya, Stephen Bannister (68). Masing-masing mereka memesan gelato dengan tiga rasa yang dilengkapi potongan wafer.

Pihak kafe, membela diri. Mereka menunjukkan bahwa ada daftar harga yang jelas dipampang. “Lagi pula satu mangkuk yang mereka pesan beratnya setengah kilo lebih. Satu mangkuk berisi empat atau lima sendok. Apa lagi yang mereka inginkan,” kata salah satu pelayan, yang tidak mau identitasnya disebut.

 Ceritanya viral. Sampai-sampai diulas media Inggris yang terkenal nyinyir dan suka mencibir.  Luar biasanya, Pemerintah Kota Roma sampai turun tangan. “ Walikota prihatin mendengar kabar ini. Dia meminta kami untuk menerima permohonan maafnya. Dia ingin mengundang kami lagi ke Roma,” kata Bannister.

Setahun berikutnya, 2014, giliran tiga turis Amerika yang merasa dikerjai. Kali ini Bar Il Caffe di dekat Trevi Fontain tertuduhnya. Mereka komplain keras karena dikasih tagihan EURO 42 untuk tiga es krim dan sebotol air. Besoknya mereka kembali lagi. Bawa polisi segala. Tetapi di lokasi mereka ditunjukan lagi bahwa di daftar menu jelas terpampang harga, bahwa satu es krim seharga EURO13  atau sekitar Rp200 ribu.
 
BACA JUGA: Bayang-Bayang Syahrini di Via Condotti 

Bicara Rasa Gelatonya
Nah berbekal kisah itu, saya sangat hati-hati saat menyambangi kedai gelato di Il San Crispino. Baru datang saya langsung memelototi daftar harga. Jangan sampai terjebak, bisik saya dalam hati.

Akhirnya saya pilih gelato yang agak berwarna hijau, rasanya seperti kacang hijau. Terbuat dari Pistachio.  Sejenis kacang yang katanya tumbuh di Turkmenistan, Azerbaizan dan Iran. Cukup memesan ukuran bayi.

Bagaimana rasanya?  Buat saya sih biasa saja. Tidak istimewa. Teksturnya lebih kasar dari es krim.  Gelato dan es krim memang beda toh!? Gelato agak ngelawan,” kata teman yang biasa saya panggil Kak Ros. Maksudnya ngelawan itu, teksturnya agak kenyal dan enggak langsung meleleh. “Agak perlu dikunyah sedikit,” bilang Kak Ros lagi.

Buat saya, sebenarnya saya kurang semangat mengulas soal rasa gelatonya. Referensi saya mentok. Takut enggak mewakili.  Soal es krim, saja referensi saya hanya es krim Woody, Diamond, dan paling sering es krim McD. Pernah sih coba Baskin Robbin,  Haagen-Dazs. Semuanya bagi saya maknyus.

Kalau saya, lebih suka es krim ketimbang gelato. Lebih lembut. Makanya waktu lihat ada es krim di konter cokelat Lindt di pusat belanja Castle Romano, di pinggir Kota Roma, saya antusias banget. Apalagi melihat penampakan cokelatnya yang terlihat sangat lembut. Lindt ini merek cokelat asal Swiss.

Rasa coklat dan kelembutannya memang nyoi. Coklatnya sedikit lebih pekat dari es krim Ragusa. Namun, saya pernah mencicipi coklat serupa di konter gelato yang ada di Mal Botani Square, Bogor. Dan, 11-12 rasanya. Sama enaknya, sama lembutnya. 

Di sinilah saya jadi sangat bersyukur jadi orang Indonesia. Di Indonesia kita bisa menikmati kuliner dari negeri manapun, dengan rasa yang relatif sama saja dengan kelezatan kuliner di negeri asalnya.

Kita bisa makan burger di negara mana pun, rasanya tidak jauh berbeda dengan yang kita rasakan di Indonesia. Pizza yang saya anggap istimewa pun kalau di Italia, ternyata rasanya sama saja dengan pizza Domino, atau Pizza Hut yang biasa saya nikmati kalau ada teman yang resign dari kantor.

Tapi, coba cari nasi uduk di Belanda, Italia, Amerika. Coba makan gado-gado, nasi goreng, mi goreng, atau combro, timus, getuk, telor balado, rendang,  bubur cianjur, bubur cirebon, soto lamongan, soto Makassar, ayam geprek. Pokoknya banyak deh. Cari saja makanan-makanan itu  di luar negeri. Kalau ada rasanya hampir pasti, beda dengan yang di sini.

Kesimpulannya di Indonesia kita gampang menemukan makanan luar negeri, dengan rasa yang relatif sama dengan yang disajikan langsung di negeri asalnya. Tetapi di luar negeri, kita akan kesulitan mendapatkan kuliner Indonesia dengan cita rasa Nusantara.

Ini menurut saya lho. Mungkin yang pengalaman kuliner internesyenel-nya lebih banyak, punya kesimpulan yang lebih komprehensif dan maknyus.

(FIT)

Tiga Tempat Makan Ini Favorit di Boyolali

Jakarta: Belakangan salah satu kabupaten di provinsi Jawa Tengah ini ramai diperbincangkan di media sosial. Ya, inilah Boyolali. Sebuah kabupaten indah yang terletak di antara dua kaki gunung, Merbabu dan Merapi.

Sangking indahnya, Boyolali punya julukan New Zealand van Java atau Selandia Baru dari Jawa. Pesona Boyolali tidak hanya soal alam.

Wilayah ini juga menawarkan keragaman jenis makanan yang patut Anda cicipi di tempat makan favorit. Berikut 3 lokasi tempat makan yang populer dikunjungi di Boyolali.

(Baca juga: Dubes Bosnia Herzegovina ‘Terbius’ Soto Ayam)

1. Soto Seger Mbok Giyeem
Seperti nama tempatnya, rumah makan ini menawarkan soto sebagai menu utamanya. Selain itu pengunjung juga bisa menikmati gudeg dan Ayam.

Bagi Anda yang tidak bisa memakan daging, jangan khawatir Soto Seger Mbok Giyeem yang terletak di Jalan Garuda, samping Pasar Sunggingan juga menyediakan menu sayuran bagi Anda yang vegetarian.


(Menyantap iga bakar di Waroeng Iga Pak Wid. Foto: Ilustrasi. Dok. Andres Medina/Unsplash.com)

2. Waroeng Iga Pak Wid
Jika Anda berangkat dari Solo, jangan lupa berkunjung ke Waroeng Iga Pak Wid. Di sini pengunjung dapat menikmati iga bakar dengan harga yang murah.

Cukup mengocek Rp40 ribu, Anda sudah bisa menikmati iga bakar lengkap dengan nasi. Murah kan? Nah, jika Anda sedang wara-wiri di Jalan Merapi No. 1, Pulisen, Siswodipuran, Bayanan, Siswodipuran, Anda bisa mencicipinya.

3. Susu Segar dan Nasi Tumpang Pak Suprih
Tempat makan ini menjadi favorit karena menawarkan masakan tumpang tahu khas Boyolali. Tak perlu repot, Tumpang bisa langsung disantap karena disajikan dalam bungkusan siap makan.

Cocok untuk sarapan pagi yang nikmat dan sehat. Warung ini juga menyediakan minuman susu sapi segar yang pas untuk memuaskan dahaga. Tempat ini berada di Jalan Tentara Pelajar No. 107, Kiringan, Dusun 2, Kiringan, Boyolali.

(TIN)

Tips Rencanakan Perjalanan Liburan di Travel Fair

Jakarta: Momentum penghujung tahun biasanya digunakan untuk berlibur dan sekaligus sebagai ajang berbagai travel fair untuk memberikan tawaran liburan.

Nah, bagi Anda khususnya untuk yang hobi berburu diskon berikut adalah tips dan trik yang bisa jadi senjata untuk berburu di travel fair dari Traveloka.

1. Atur strategi dan pilih travel fair
Ke travel fair juga butuh strategi. Memasuki musim liburan pasti akan ada banyak sekali travel fair di mana-mana. Untuk Anda yang sudah tahu waktu dan tempat tujuan liburan, lebih baik datang ke travel fair yang sesuai dengan destinasi liburan Anda juga. 

Misalnya, ketika Anda ingin berlibur ke Jepang, pilih travel fair yang punya penawaran-penawaran khusus dan menarik untuk liburan ke Jepang atau bahkan pilih travel fair yang memang khusus menjual tiket pesawat dan destinasi di Jepang. Ini pasti akan jauh lebih efektif.

(Baca juga: Travel Fair Membantu Rencanakan Liburan Tanpa Pusing)

2. Datang lebih awal lebih baik
Sudah bukan hal aneh lagi melihat orang rela mengantre untuk masuk ke travel fair sejak pagi bahkan dini hari. Jadi, persiapkan diri untuk datang lebih awal supaya tidak kehabisan penawaran menarik.

3. Bawa bekal minuman dan makanan ringan
Acara travel fair bisa jadi sangat melelahkan karena harus mengantre berjam-jam hingga harus beradu mengejar promo dengan pengunjung lainnya. Bawa minuman dan makanan ringan seperti roti, biskuit, atau cemilan supaya tidak kehabisan tenaga saat sedang berburu tiket liburan.


(Ketika Anda ingin berlibur ke Jepang, pilih travel fair yang punya penawaran-penawaran khusus dan menarik untuk liburan ke Jepang atau bahkan pilih travel fair yang memang khusus menjual tiket pesawat dan destinasi di Jepang. Foto: Benjamin Hung/Unsplash.com)

4. Cari inspirasi kegiatan liburan
Sebelum merencanakan liburan dan berburu tiket pesawat di travel fair, sebaiknya cari tahu terlebih dahulu destinasi hiburan apa saja yang akan Anda kunjungi. 

Anda bisa mencari inspirasi di blog atau website yang memberikan informasi seputar tempat dan atraksi yang Anda kunjungi selama liburan. 

5. Baca ulasan
Sebelum merencanakan liburan dengan keluarga maupun teman-teman, ada baiknya Anda melihat ulasan yang ditulis oleh orang yang sudah pernah ke sana. Dengan melihat ulasan yang ada Anda bisa merencanakan liburan dengan aman dan tenang.

6. Siapkan dokumen-dokumen penting
Mulai dari identitas hingga jadwal liburan, khususnya untuk Anda yang akan liburan dengan keluarga ataupun teman, pastikan sudah mempersiapkan photocopy KTP atau Paspor seluruh anggota tim yang akan berlibur dengan Anda.

Selain itu, siapkan juga kalender yang berisi jadwal hari libur sepanjang tahun untuk memastikan tanggal liburan.

7. Rencanakan liburan dan budget yang diperlukan
Selain destinasi dan waktu liburan, salah satu hal yang paling penting dalam merencanakan liburan adalah budget. Pastikan Anda sudah cari tahu terlebih dahulu promo-promo apa saja yang akan ditawarkan.

Siapkan juga kalkulator supaya Andabisa menghitung dengan cepat sejumlah promo-promo yang ditawarkan di travel fair.

(TIN)

GIPI Siap Bermitra dengan Pemerintah untuk Capai Target 20 Juta Wisman di Tahun 2019

Jakarta: Presiden Joko Widodo menargetkan wisatawan mancanegara 20 juta di tahun 2019. Dan Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) yang berfungsi sebagai mitra kerja pemerintah siap untuk bekerja sama.

GIPI yang juga sekaligus sebagai wadah komunikasi dan konsultasi para anggotanya dalam menyelenggarakan dan pembangunan kepariwisataan menyatakan siap untuk bermitra dengan pemerintah untuk mencapai target 20 juta wisman di tahun 2019.

GIPI yang bersifat mandiri dalam melakukan kegiatannya serta bersifat nirlaba ini mengakui bahwa harus ada kerja sama yang terjalin antar berbagai pihak. Didien Junaedy, selaku ketua GIPI menyatakan bahwa GIPI mengharapkan adanya kolaborasi pentahelix.

“Kolaborasi pentahelix yaitu adanya kerjasama akademisi, pengusaha (usahawan), pemerintah, asosiasi-asosiasi atau komunitas, dan kelima adalah pers (media) yang saling bekerjasama,” ucap Didien dalam acara “Posisi Pariwisata Terkini dan Peran GIPI untuk Mencapai Target 20 Juta Kunjungan Wisman di tahun 2019 melalui Geopolitik Baru Pariwisata Indonesia.”


(Didien Junaedy, selaku ketua GIPI menyatakan bahwa GIPI mengharapkan adanya kolaborasi pentahelix. Kolaborasi pentahelix yaitu adanya kerjasama akademisi, pengusaha (usahawan), pemerintah, asosiasi-asosiasi atau komunitas, dan kelima adalah pers (media) yang saling bekerjasama. Foto: Dok. Medcom.id/Yatin Suleha)

Pariwisata jadi core economy

Didien juga mengatakan bahwa ia mengharapkan dalam mengembangkan pariwisata atau mencapai target itu dari 5 kolaborasi pentahelix tersebut harus terjalin.

Keanggotaan GIPI berdasarkan UU nomor 10 Tahun 2009 tentang kepariwisataan sendiri terdiri dari Asosiasi Usaha Pariwisata, Asosiasi Profesi pariwisata, Pengusaha Pariwisata, dan Lembaga-lembaga terkait dengan kepariwisataan.

“GIPI mempunyai tanggung jawab yang besar. Dan pemerintah berhasil menghimpun dan menggerakkan pentahelix yang tujuannya yaitu pariwisata akan dijadikan core ecomony Indonesia mendatang,” ujar Didien.

Senada dengan Didien, Hiramsyah S. Thaib selaku Tenaga Ahli Menteri Pariwisata dan Ketua Pokja Bidang Percepatan Pembangunan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas, Kementerian Pariwisata Indonesia dalam acara yang sama juga mengatakan bahwa sektor unggulan pembangunan Rencana Kerja Pembangunan (RKP) Tahun 2018 antara lain yaitu pertanian, pariwisata, serta perikanan.

Dalam paparannya yang berjudul “Pengembangan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas (10 Bali Baru 2015-2018)” Hiramsyah mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo telah mengatakan bahwa pariwisata telah ditetapkan sebagai leading sector. Dan seluruh kementerian lainnya wajib mendukung yang telah disampaikan dalam rapat terbatas.

“Sektor pariwisata Indonesia masuk sebagai sektor pariwisata tercepat di dunia nomor 9. Data ini didapat dari The World Travel & Tourism Council (WTTC),” ucap Hiramsyah. Ia menambahkan bahwa prestasi ini bukan hanya prestasi pemerintah melainkan juga prestasi pentahelix.

(Baca juga: Kementerian Pariwisata Launching Branding Baru 10 Destinasi Pariwisata)

“Selama ini Pak Arief Yahya selalu mengingatkan kita untuk selalu bekerja dalam filosofi pentahelix. ABGCM yaitu Akademisi/Academics, Bisnis/Business, Government pusat dan daerah, Komunitas/Community, dan Media. Karena selama ini sering sekali kita kerja sendiri-sendiri. Sudah saatnya kita kolaborasi,” ujar Hiramsyah.

Ia juga mengatakan bahwa sektor pariwisata menjadi sektor paling mudah, murah, dan paling cepat untuk menyejahterakan masyarakat.

“Sektor pariwisata seperti yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo adalah core enomony bangsa. Sektor yang betul-betul mempunyai keunggulan komparatif dibandingan dengan negara-negara lain. Tidak ada negara lain yang mempunyai keunggulan keragaman budaya dan alam seperti di Indonesia. Dan ini modal utama kita,” jelas Hiramsyah.


(Hiramsyah S. Thaib selaku Tenaga Ahli Menteri Pariwisata dan Ketua Pokja Bidang Percepatan Pembangunan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas, Kementerian Pariwisata Indonesia bersama Didien Junaedy dalam acara yang sama juga mengatakan bahwa sektor unggulan pembangunan Rencana Kerja Pembangunan (RKP) Tahun 2018 antara lain yaitu pertanian, pariwisata, serta perikanan. Foto: Dok. Medcom.id/Yatin Suleha)

Pengembangan 10 Bali Baru 2015-2018

Borobudur, Labuan Bajo, Danau Toba, Tanjung Kelayang, Morotai, Mandalika, Tanjung Lesung, Wakatobi, Bromo Tengger Semeru, dan Kepulauan seribu dan Kota Tua telah ditetapkan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menjadi 10 destinasi pariwisata prioritas untuk dijadikan “Bali Baru” sejak 2016 lalu.

Kebijakan tentang 10 destinasi Bali baru berubah pada November 2017. Pemerintah sepakat untuk berfokus kepada percepatan pengembangan 4 destinasi dari 10 “Bali baru” tersebut. Keempatnya yang disebut sebagai super prioritas adalah Danau Toba, Borobudur, Mandalika dan Labuan Bajo.

“Empat ini yang didukung secara penuh dan cepat oleh pemerintah terutama dari sisi aspek dukungan infrastruktur, karena kita sama-sama tahu bahwa aksesibilitas menjadi isu besar kita,” ucap Hiramsyah.

Ia juga mengharapkan bahwa biaya promosi ditambah, “Karena kita sudah bagus. Branding Wonderful Indonesia telah menempati nomor 47 di dunia. Kemudian Wonderful Indonesia sudah dikenal di mana-mana, tapi untuk mengejar target 17 juta wisman dan 20 juta wisman di tahun depan itu memang kita membutuhkan biaya promosi yang lebih besar.”

“Dan biaya promosi ini memang tidak bisa digantikan atau dialihkan ke kementerian-kementerian lainnya. Betul-betul dukungan anggaran yang dibutuhkan oleh Kementerian Pariwisata,” tutup Hiramsyah.

(TIN)

Menikmati Suasana Malioboro dengan Bersepeda Ontel

Yogyakarta: Wisatawan kini bisa menikmati suasana Maliboro dengan sepeda ontel. Pemerintah Kota Yogyakarta berkerjasama dengan PT Trijaya Komunika baru saja meluncurkan aplikasi sepeda pintar “Jogjabike”.

Dengan Jogjabike, pelancong bisa menyewa sepeda untuk berkeliling kawasan icon Yogyakarta ini. Berwisata ke Malioboro pun semakin nyaman dengan penyewaan sepeda menggunakan aplikasi Jogjabike yang amat mudah.

Pengunjung tinggal mengunduh aplikasi Jogjabike di Google Store. Kemudian mendatangi shelterpit sepeda terdekat. Lalu menscan kode di stang sepeda ke aplikasi di ponsel. Sepeda pun siap digunakan.


(Wisatawan kini bisa menikmati suasana Maliboro dengan sepeda ontel. Pemerintah Kota Yogyakarta berkerjasama dengan PT Trijaya Komunika baru saja meluncurkan aplikasi sepeda pintar “Jogjabike”. Foto: Dok. Medcom.id/Patricia Vicka)

Salah satu penggagas aplikasi, Muhammad Aditya menjelaskan kehadiran aplikasi Jogjabike ini untuk memfasilitasi wisatawan menikmati Kota Jogja.

“Ini murni semuanya produk lokal Indonesia. Dari mulai sepedanya, perangkat smartlock, sampai aplikasi semuanya lokal,” ujar Adit, sapaan akrabnya, disela launching Jogjabike, Sabtu 27 Oktober 2018.

Ditahap awal peluncuran, ada 20 sepeda yang dipinjamkan. Sepeda itu disebar di empat shelterpit yang sudah dibuat. “Empat shelterpit letaknya di Lokocafe Stasiun Tugu Yogyakarta, depan Mall Malioboro, depan Kantor Kepatihan dan depan Benteng Vredeberg,” jelas dia.

(Baca juga: Pemerintah Rancang Wisata Malam di Pantai Selatan Yogyakarta)

Pengunjung dibebaskan biaya peminjaman sepeda hingga akhir tahun. Setiap orang diberi waktu lima jam per sekali pakai. “Selesai dipakai, sepeda harus dikembalikan ke shelter terdekat. Sepedanya bisa disewa 24 jam,” jelasnya.

Komisaris PT Trijaya Komunika Jogjabike, Triyanto mengungkapkan, secara kualitas baik aplikasi maupun sepeda tidak kalah dengan impor yang banyak di kota lain. Dari sisi spesifikasi sepeda dibuat sesuai budaya khas Yogyakarta.


(Salah satu penggagas aplikasi, Muhammad Aditya menjelaskan kehadiran aplikasi Jogjabike ini untuk memfasilitasi wisatawan menikmati Kota Jogja. Foto: Dok. Medcom.id/Patricia Vicka)

“Untuk ontelan matic, tidak berat dan ringan. Pas dengan kontur Kota Jogja yang mayoritas jalanannya rata,” katanya.

Sepeda pintar ini juga dilengkapi dengan alat GPS. Alat ini berfungsi sebagai pengaman yang bisa melacak keberadan sepeda. Jika waktu peminjaman hampir berakhir, sepeda akan mengingatkan penyewa untuk segera mengembalikannya.

Walikota Yogyakarta, haryadi Suyuti menyambut positif peluncuran aplikasi Jogjabike. Kehadiran aplikasi ini semakin memperkuat Kota Yogyakarta sebagai kota wisata dan kota pintar.

“Aplikasi ini menjadi salah satu alternatif merasakan sensasi berlibur di Yogyakarta. Kami memang mau mempromosikan Yogyakarta sebagai kota ramah sepeda,” kata Haryadi.

Ke depannya Pemkot berencana menambah jumlah sepeda secara bertahap menjadi 1.000 buah. Namun penambahan ini dilakukan jika tren permintaan akan penyewaan sepeda  meningkat.

(TIN)

Summarecon Mal Bekasi Hadirkan Wahana yang Instagrammable

Bekasi: Summarecon Mal Bekasi menghadirkan wahana baru bertajuk Sweet Treats. Wahana ini penuh warna dan instagramable, sehingga cocok untuk para pengunjung yang gemar foto-foto.

Sweet Treats dibuka setiap hari, mulai 18 Oktober 2018-20 Januari 2019, pada pukul 11.00-22.00 WIB. Pengunjung akan diajak memasuki sembilan area dengan luas total keseluruhan 472 meter persegi yang dipenuhi dengan berbagai replika dessert manis yang juga akan memanjakan mata para pengunjung.

Pengunjung harus membayar tiket Rp35 ribu untuk bisa berkeliling sambil mengabadikan momen untuk mempermanis tampilan media sosial. Wahana ini dibuka untuk umum tanpa ada batasan umur, namun khusus untuk anak-anak di bawah 10 tahun harus tetap dengan pendampingan dari orang tua. 

“Wahana ini kami harapkan bisa menjadi tempat bagi para penggemar media sosial untuk bisa berfoto sekaligus belajar untuk menghasilkan kualitas foto yang unik dan seru. Dengan kekuatan warna dari berbagai bentuk hingga pencahayaan, kami yakin wahana ini akan menjadi salah satu spot yang paling instagrammable di Bekasi,” ujar Center Director Summarecon Mal Bekasi Ugi Cahyono, dalam keterangan tertulis, Kamis, 25 Oktober 2018.


(Foto: Dok. Summarecon)

Melangkah ke lantai satu Summarecon Mal Bekasi, pengunjung akan melihat toko es krim sebagai tempat pembelian tiket. Dengan tiket inilah perjalanan memasuki dunia dessert dimulai. 

Setelah menaiki anak tangga, pengunjung diajak melewati papan seluncur untuk memasuki area pertama, yaitu Doughnuts Area. Disini pengunjung akan menemui latar dinding tiga dimensi berbentuk donat sehingga pengunjung dapat menyentuh dan berfoto.

Selain itu, ruangan juga akan dihiasi dengan hiasan gantung yang terdiri dari ragam donat warna-warni. Beranjak ke ruang kedua, yaitu Popsicle Area akan membuat pengunjung berada di antara warna-warni es krim pop.


(Foto: Dok. Summarecon)

Pada dinding ruangan akan nampak potongan es krim yang seolah akan meleleh. Desain ruangan yang sederhana namun memiliki warna yang menyala dan nilai artistik. 

Membuat perjalanan semakin manis, di area ketiga pengunjung akan melewati barisan permen berbentuk stik. Candy Canes Area terbagi menjadi dua warna yaitu barisan stik warna pink dan biru. Untuk menambah keunikan foto, tersedia juga permainan jungkat-jungkit yang berada di pertengahan ruangan.

Beranjak ke ruang selanjutnya, latar tiga dimensi berbentuk es krim cone akan menjadi pemanis bagi pengunjung yang ingin berfoto. Tidak hanya itu, pengunjung juga dapat berfoto diantara terangnya lampu hias gantung berbentuk es krim cone.


(Foto: Dok. Summarecon)

Area selanjutnya yang akan menghiasi perjalanan manis di dunia dessert adalah Marshmallow Area. Cemilan yang satu ini memiliki tekstur yang lembut dan kenyal serta memiliki rasa yang manis.

Oleh karena itu, potongan busa berwarna putih layaknya marshmallow mendominasi area ini. Tersedia area tempat duduk bagi para pengunjung atau orang tua yang ingin mendampingi anak-anak bermain sambil bersantai.

Perjalanan manis selanjutnya adalah perbukitan permen yaitu Candy and Lollipop Area. Pengunjung diajak menyusuri jalan yang dikelilingi oleh bukit berwarna pink berisi permen dan lollipop raksasa. 

Area ketujuh akan membawa pengunjung bertemu dengan para beruang. Berbeda dari beruang pada umumnya, yang dimaksud adalah beruang dengan tekstur yang kenyal dan menggemaskan. Memasuki ruangan dengan pintu berbentuk beruang, inilah Gummy Bear Area yang berisi beruang 3D yang dapat menemani pengunjung berfoto dengan latar ornamen gantung berbentuk beruang.

Menutup perjalanan manis di dunia dessert, pengunjung dapat kembali mengabadikan foto di Photo Booth Area. Di area ini terdapat lima pilihan booth yang sayang untuk dilewatkan. 

(ROS)

Intip Cantiknya Musim Gugur di Kanagawa

Jakarta: Dalam beberapa tahun terakhir, Jepang telah menjadi destinasi wisata yang sangat populer bagi orang Indonesia. Dan menariknya Jepang melalui empat musimnya masih tetap bisa membuat daya tarik bagi siapa pun yang datang.

Di setiap musim yang berbeda, wisata di Jepang menawarkan ragam makanan, pesona alam, dan aktivitas yang juga berbeda-beda. Inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa Jepang tetap menjadi tempat wisata yang populer sampai sekarang.

Pada musim gugur, dedaunan berubah menjadi warna merah dan kuning, berbagai acara yang ada di musim gugur juga ada. Tak ketinggalan kuliner musiman di restoran yang terkenal.

(Baca juga: Kebiasaan-kebiasaan Orang Jepang Ketika Berlibur)


(Momiji Hasedera. Salah satu yang bisa menambah feed di Instagram Anda karena kecantikannya. Foto: Dok. Vector Indonesia)

Dan menariknya ada tempat wisata antimainstream yang ditujukan untuk para wisatawan yang ingin menikmati spot populer orang Jepang yang belum diketahui oleh orang Indonesia. Atau bagi wisatawan yang sudah pernah menikmati sakura maupun salju di Jepang.

Melihat spot musim gugur di prefektur Kanagawa yang sangat dekat dari Tokyo ini dapat ditempuh dengan jalur kereta dalam waktu kurang dari satu jam.

Musim gugur yang fotogenik
 
Kota Yokohama adalah tempat yang mudah diakses dan direkomendasikan untuk melihat daun musim gugur karena dapat ditempuh dengan kereta dari pusat kota Tokyo hanya dalam sekitar 30 menit.

Di sepanjang Jalan Yamashita Koen Dori yang berada di tepi Yamashita Park dan menghadap pelabuhan di pusat kota Yokohama atau Jalan Nihon Odori yang memanjang mulai dari Osanbashi sampai Yamashita Park, terdapat pohon ginkgo yang berjajar di kedua sisi jalan.

Anda dapat berjalan menyusuri jalan tersebut yang dihiasi oleh daun-daun yang mulai berwarna kuning.

Yokohama merupakan daerah wisata rekomendasi untuk menikmati daun musim gugur sekaligus menikmati tempat-tempat yang menarik seperti Minato Mirai.  
 

(Cupnoodles Museum yang sangat unik dan menarik. Foto: Dok. Vector Indonesia)

Sementara itu, bagi Anda yang ingin menikmati daun musim gugur berwarna-warni dengan pemandangan yang lebih fotogenik, Anda dapat menikmati daun musim gugur di taman Jepang atau kuil.

Sankeien Garden yang berada di kota Yokohama merupakan taman Jepang besar seluas 17.500 m2. Tempat ini ditanami dengan pohon maple dan ginkgo yang terkenal dengan daun musim gugurnya yang indah.

Taman yang dibuka pada tahun 1906 ini, memiliki banyak bangunan-bangunan bersejarah dan merupakan tempat berfoto yang direkomendasikan untuk mengambil foto daun musim gugur yang penuh dengan nuansa Jepang.

Di kota tua Kamakura, ada juga toko bernama Wargo cabang Kamakura Komachi yang menyewakan kimono di sekitar stasiun Kamakura. Anda dapat mengenakan kimono dan mengunjungi kuil kuno di Kamakura sambil menikmati dedaunan musim gugur.   


(Salah satu kegiatan menarik yang bisa Anda lakukan di Cupnoodles Museum. Foto: Dok. Vector Indonesia)

Berkuliner ria di Kanagawa

Di Jepang, ada pepatah Shoku Yoku no Aki yang artinya “nafsu makan di musim gugur” yang menggambarkan musim yang sempurna untuk orang-orang yang ingin menikmati kuliner di Jepang karena merupakan musim melimpahnya panen di Jepang.

Di Yokohama Red Brick Warehouse akan diselenggarakan “Kanagawa Ranch Food Collection 2018” ke-6 tahun ini pada tanggal 18 November mulai pukul 10.00 pagi sampai 15.30 sore.

Pada acara tersebut, produk ternak ternama dari seluruh Kanagawa akan berkumpul dan pengunjung dapat menikmati hidangan dari peternakan lokal seperti satai, yakiniku, frankfurt, kroket, gelato, susu, yogurt, dan lainnya.

Kanagawa sebagai tempat lahirnya salah satu ramen terkenal di Jepang yaitu Yokohama Ramen, memiliki beberapa tempat wisata terkait dengan ramen.

Salah satunya adalah food theme park seperti di Shinyokohama Raumen Museum. Pengunjung dapat merasakan suasana tahun 1950-an yang fotogenik di pusat kota dan dapat menikmati ramen dari toko-toko terkenal yang berkumpul dari seluruh Jepang.

Selain itu bagi kaum muslim, jangan khawatir karena di sini juga tersedia ramen vegetarian tetapi tetap menyajikan rasa ramen yang sesungguhnya di Jepang. Jangn lup untuk mencobanya.

Selain itu, di daerah Minato Mirai di kota Yokohama juga terdapat Cupnoodles Museum. Di museum ini Anda bukan hanya dapat memelajari sejarah mie instan, tetapi juga membuat mie instan Anda sendiri.   

Di sini Anda dapat memilih topping dan sup original Cupnoodles dari My Cupnoodles Factory dan Anda juga bisa membuat mie hand made dari tepung terigu original Chicken Ramen ala Chicken Ramen Factory. Pengalaman membuat ramen sendiri tentunya akan menjadi pengalaman wisata yang tak akan terlupakan.

(TIN)

Intip Makanan Khas dari Berbagai Negara di Dunia

Jakarta: Setiap daerah tentu memiliki makanan khas masing-masing. Dan Indonesia merupakan negara yang memiliki kekayaan kuliner yang beragam tersebar dari Sabang sampai Merauke. 

Beberapa makanan Indonesia yang terkenal sampai ke mancanegara adalah rendang, nasi goreng, dan satai. Namun, bagaimana dengan negara-negara lain? Apa saja makanan khas dari negara lain? 

Berikut ini adalah beberapa makanan khas dari berbagai negara di dunia.

1. Wiener schnitzel dari Austria
Hidangan ini terdiri dari potongan irisan daging sapi goreng yang dipotong tipis dan digoreng, biasanya disajikan dengan sedikit perasan jeruk lemon dan peterseli, disiram dengan saus jamur dan dipadukan dengan kentang atau nasi ketika siap disajikan. 

2. Asado dari Argentina
Negara Argentina terkenal dengan makanan yang berbahan dasar daging, salah satunya adalah asado. Mirip seperti satai, asado dibuat dengan potongan daging yang ditusuk kemudian dibakar. Namun asado tidak menggunakan saus kacang seperti yang terdapat pada satai khas Indonesia. 

(Baca juga: Festival untuk Pecinta Kuliner Vegan Digelar Bulan Ini)


(Jika Anda mencari langsung ramen di Jepang maka Anda akan menemukan berbagai macam ramen dan dengan rasa yang lebih kompleks. Foto: Masaaki Komori/Unsplash.com)

3. Bebek peking dari China
Ketika Anda mengunjungi restoran China, bebek peking biasanya menjadi salah satu menu yang paling mahal. Meskipun seperti itu, di China sendiri makanan ini merupakan makanan yang paling banyak  disukai. Bebek Peking pada zaman dahulu disediakan untuk bangsawan, dan pada masa Dinasti Yuan pada 1200 dan 1300-an dijadikan sebagai hidangan kekaisaran.

4. Roast beef and Yorkshire pudding dari Inggris
Memang sebenarnya ada banyak makanan khas Inggris yang terkenal seperti fish and chips, English breakfast, teh, dan masih banyak lagi. Namun yang paling banyak dikonsumsi oleh penduduk lokal adalah roast beef and Yorkshire pudding. 

Anda mungkin akrab dengan daging sapi panggang, tapi bagaimana dengan Yorkshire Pudding? Terbuat dari adonan yang terdiri dari telur, tepung, susu, atau air, Yorkshire pudding menjadi populer di bagian utara Inggris, sebagai cara untuk menggunakan lemak yang turun dari daging panggang. 

5. Ramen dari Jepang
Ramen mungkin salah satu jenis makanan yang mudah dijumpai saat ini, namun jika Anda mencari langsung ramen di Jepang maka Anda akan menemukan berbagai macam ramen dan dengan rasa yang lebih kompleks.  

Meskipun banyak jenis kuah yang ada, namun cara penyajian yang paling tradisional adalah dengan menggunakan mie gandum dalam kaldu ikan atau daging, dicampur dengan kecap dan diberi irisan daging, rumput laut kering, dan daun bawang.

(TIN)

Jelang Halloween, Ini Lima Pulau Berhantu di Dunia untuk Uji Nyali

Jakarta: Menjelang akhir Oktober, topik Halloween semakin sering diperbincangkan. Tak hanya tokoh menyeramkan, tetapi juga tempat-tempat yang membuat bulu kuduk merinding. 

Bagi Anda yang ingin berwisata sambil uji nyali, berikut adalah beberapa pulau angker yang tepat untuk menghabiskan momen Halloween, seperti disarankan perusahaan e-commerce perjalanan Booking.com. 

1. Pulau Poveglia (Italia)

Terletak dekat kota romantis Venesia, terdapat pulau kecil kosong Poveglia yang memberi kesan menakutkan. Pulau ini dulunya digunakan sebagai stasiun karantina bagi orang-orang yang menderita penyakit PES pada abad ke-20, dan sebagai suaka mental selama tahun 1920-an. Meskipun tak dibuka untuk umum secara teknis, beberapa agen tur memiliki akses untuk berkeliling di pulau tersebut. 

2. Pulau Alcatraz (Amerika Serikat)

Di San Francisco, terdapat yang dulu berfungsi sebagai penjara bernama Alcatraz. Bagi Anda yang ingin tahu lebih dalam, terdapat beberapa tur yang bisa memberitahu masa lalu penjaran tersebut. Bahkan, Anda bisa memesannya pada malam hari untuk memberi kesan lebih seram. 

3. Island of Dolls (Meksiko)

Island of Dolls atau Isla de las Munecas ini sudah cukup banyak dikenal orang sebagai pulau yang menyeramkan. Pulau ini merupakan rumah bagi boneka-boneka mengerikan yang digantung di atas pepohonan. Beberapa orang lokal menyebutkan bahwa boneka-boneka tersebut dapat menggerakkan kepala dan tangan sendiri. 

4. Isle of Wight (Inggris)

Terletak di pantai selatan Inggris, Isle of Wight menawarkan pemandangan yang menakjubkan dengan jurang-jurang yang dramatis dan pedesaan yang murni. Namun, tujuan yang menarik dan bersejarah ini juga penuh dengan aktivitas supernatural yang menarik ribuan‘pemburu hantu’ setiap tahunnya, salah satunya dengan berjalan-jalan di sepanjang jalur angker pulau. 

5. Pulau Norfolk (Australia)

Terletak di Samudra Pasifik, Pulau Norfold adalah destinasi indah dengan perbukitan yang hijau, pantai berbatu, dan pohon pinus Norfolk yang terkenal. Namun, berdasarkan sejarah, pada abad ke 19, pulau ini menjadi tempat pemukiman terakhir untuk beberapa penjahat terkejam di dunia. Pulau ini juga dirumorkan telah dihantui oleh beberapa hantu dari masa kelam saat itu.

(DEV)

Dubai Nomor 4 Sebagai Kota yang Paling Sering Dikunjungi di Dunia

Berdasarkan Mastercard’s Global Destination Cities Index (GDCI) 2018, Dubai tetap mempertahankan peringkatnya sebagai kota keempat yang paling sering dikunjungi di dunia. (Foto: Fredrik Öhlander/Unsplash.com)

Jakarta: Dubai, salah satu kota dengan wisata yang atraktif, luas, serta menantang mempertahankan peringkatnya sebagai kota keempat yang paling sering dikunjungi di dunia untuk empat tahun berturut-turut. Data ini didapat berdasarkan Mastercard’s Global Destination Cities Index (GDCI) 2018.

Tahun lalu, Dubai telah menyambut 15,79 juta pengunjung yang bermalam di Dubai dengan proyeksi tingkat pertumbuhan sebesar 5,5 persen dengan rata-rata lama tinggal 3,5 malam, para Emirati diharapakan untuk menyaksikan perkembangan lainnya di tahun 2018.

Dubai juga berada dalam peringkat tertinggi di daftar kota di dunia dengan jumlah pengunjung transit terbanyak selama tiga tahun berturut-turut, dengan total pembelanjaan pengunjung internasional sebesar Rp45 triliun pada tahun 2017.

(Baca juga: Dubai Tumbuh Sebagai Pusat Layanan Kesehatan)

CEO Dubai Corporation for Tourism and Commerce Marketing (DCTCM), Issam Kazim menambahkan, “Mastercard Global Destination Cities Index 2018 mengonfirmasi bahwa Dubai berada peringkat keempat sebagai kota yang paling banyak dikunjungi di dunia.”

“Memperkuat keberhasilan inisiatif bersama yang telah kami lakukan selama 12 bulan terakhir dalam kerjasama dengan pemerintahan dan sektor swasta. Dengan fokus menyoroti penawaran Dubai dengan mendorong pengunjung untuk melihat lebih luas ikon kota Dubai,” ujar Issam Kazim.

Ia juga menambahkan bahwa kota Dubai yang terus menjadi destinasi wajib dikunjungi kembali. Berbagai atraksi dan pengalaman baru telah berkontribusi pada keberhasilan ini – dari aspek budaya, seni hingga sejarah dan warisan seperti pembaruan untuk atraksi.

“Sektor ritel juga semakin meningkatkan penawarannya, menghadirkan pengunjung berbagai kesempatan untuk mengalami pengalaman berbelanja, aktivitas dan penawaran.”

(TIN)

Qantas Bangun Kesadaran tentang Kanker Payudara

Sydney: Qantas Jumat, 19 Oktober 2018 lalu mengumumkan kemitraan yang baru terbentuk antara FlyPink, kampanye tahunan Qantas untuk meningkatkan kesadaran atas kanker payudara, dengan Movember Foundation, sebuah badan amal multinasional untuk kesehatan pria.

Melalui kolaborasi tersebut, Qantas menargetkan terkumpulnya dana sebesar AUD100.000 untuk mendukung riset kanker payudara dan prostat.

Selama kampanye, karyawan Qantas akan mengenakan atribut dalam bentuk pita pink, yaitu simbol khas kesadaran kanker payudara, yang dikombinasikan dengan simbol ikonik Movember yaitu kumis.


(Qantas Jumat, 19 Oktober 2018 lalu mengumumkan kemitraan yang baru terbentuk antara FlyPink, kampanye tahunan Qantas untuk meningkatkan kesadaran atas kanker payudara, dengan Movember Foundation, sebuah badan amal multinasional untuk kesehatan pria. Foto: Dok. Maverick Indonesia)

Berlangsung dari 15 Oktober hingga 15 November, kampanye FlyPink tahun ini berlangsung bersamaan dengan bulan kesadaran kanker payudara, maupun bulan kesadaran kanker prostat yang diusung Movember.

“Sebuah kehormatan besar bagi saya untuk menyaksikan kombinasi ikon kumis kami dan pita pink untuk pertama kalinya, demi menggalang kesadaran dan dana bagi kanker payudara dan prostat,” papar Country Director Movember Foundation Rachel Carr.

(Baca juga: Kanker Payudara juga Mengintai Pria)

“Kolaborasi FlyPink tahun ini mengingatkan kita semua tentang hal-hal besar yang dapat kita capai ketika kita bekerja bersama. Oleh karena itu, kami amat berterima kasih atas kesempatan untuk mengangkat isu kesehatan pria maupun wanita dalam satu inisiatif yang sama ini,” sambungnya.

Selain lewat kru Qantas yang akan mengenakan atribut pita pink dan ikon kumis, Qantas juga akan menyajikan kotak makanan bernuansa FlyPink untuk meningkatkan kesadaran dan dukungan dari para penumpang.


(Berlangsung dari 15 Oktober 2018 hingga 15 November 2018, kampanye FlyPink di Qantas berlangsung bersamaan dengan bulan kesadaran kanker payudara, maupun bulan kesadaran kanker prostat yang diusung Movember. Foto: Dok. Maverick Indonesia)

Nantinya, Qantas akan menyerahkan dana yang terkumpul dari kampanye ini kepada National Breast Cancer Foundation (NBCF) dan Movember Foundation dalam jumlah yang sama.

“Berawal dari sebuah ide sederhana, FlyPink kini telah berkembang menjadi sebuah kolaborasi yang melibatkan orang-orang dari berbagai penjuru Australia maupun dunia, dari beragam latar belakang dan kebangsaan,” ujar Kapten QantasLink Susan McHaffie, yang mendirikan kampanye ini pada tahun 2015.

“Kanker dapat menyentuh hidup siapapun, sehingga merupakan sebuah kehormatan besar ketika FlyPink dapat menyatukan berbagai perbedaan demi kebaikan.”

Susan merintis FlyPink setelah salah satu kerabatnya terdiagnosis kanker payudara dan kemudian berhasil menjadi penyintas. Waktu itu, ia bertujuan menggalang dana sebesar AUD20.000 untuk mendukung riset kanker payudara.

Sejak itu, Susan telah berhasil mengumpulkan sekitar AUD500.000 untuk NBCF dan berbagai badan amal afiliasinya.

Kini, Susan terus melanjutkan komitmen untuk menjalankan FlyPink di waktu luangnya, dengan merancang berbagai atribut FlyPink dan menjualnya ke kru penerbangan dari berbagai belahan dunia.

Melalui gerakan tersebut, Susan telah berhasil mengajak pilot di 30 negara yang bekerja untuk 135 operator berbeda untuk berpartisipasi dalam kampanye tersebut.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan Qantas melalui inisiatif FlyPink, yang kini telah memasuki tahun keempatnya,” ujar CEO National Breast Cancer Foundation Sarah Hosking.

“Bersama-sama, dan dengan dukungan dari FlyPink, kami dapat terus membiayai berbagai riset mutakhir untuk mengurangi angka kematian akibat kanker payudara,” tambahnya lagi.

Penumpang dan karyawan Qantas dapat mendukung FlyPink dengan berdonasi melalui flypink.net, ataupun berbagi tentang gerakan ini di media sosial dengan menggunakan tagar #WeFlyPink.

(TIN)

Kota Pusaka di Pesisir Jawa

Penjaga stan memperlihatkan kain batik Lasem. (Foto: Antara/R. Rekotomo)

Jakarta: Kecamatan Lasem, Jawa Tengah terkenal dengan perpaduan tiga kebudayaan, yaitu Jawa, Tiongkok, dan Madura. Namun masyarakatnya hidup akur berdampingan. 

Berdasarkan perbaduan kebudayaan tersebut, Lasem memiliki tarian modern yang diadaptasi dari ragam unsur budaya yang ada di Lasem. Tarian ini bernama tarian tiga warna. 

Selanjutnya, Lasem terkenal akan batiknya. Batik Lasem mengandung unsur perpaduan tiga budaya, yakni Jawa, Tiongkok, dan Madura. 

Batik Lasem memiliki ciri khas warna yang cerah dengan lambang ukiran ada burungnya. Lambang burung ini mengartikan adanya rasa toleransi dan keberagaman.

Selain itu, kuliner dari Lasem juga mampu menarik para wisatawan meskipun sudah hampir punah. Kuliner tersebut bernama Yopia.

Yopia merupakan jenis makanan kering berkulit tipis berisi gula Jawa. Ahli warisnya, Siek Tian Nio alias Waras, 72 tahun, memproduksi yopia saban hari dibantu anak dan mantunya. 

Wara memproduksi yopia di dapur rumah kuno yang diprediksi berumur seratusan tahun di kawasan Dusun Karangturi, Lasem. Selain Yopia, ada juga lontong tuyuhan. Makanan tradisonal khas Lasem yang dicampurkan dengan kuah kare dan juga sate.

Saksikan selengkapnya dalam program Idenesia pada hari Minggu 21 Oktober 2018 pukul 21.30 WIB hanya di Metro TV.

(ROS)

Museum Paling ‘Tak Masuk Akal’ di Dunia

Jakarta: Akhir pekan umumnya dihabiskan oleh sebagian besar orang untuk berwisata. Salah satu alternatif kegiatan wisata yang bisa dilakukan adalah dengan berkunjung ke museum.

Museum memang kerap menyimpan koleksi benda-benda kuno yang dipajang untuk memuaskan keingintahuan pengunjung. Namun beberapa museum di sejumlah negara di dunia justru menyimpan koleksi yang cukup mencengangkan. Berikut daftarnya.

Royal Mummy Room Kairo, Mesir
Dari namanya pengunjung sudah menebak apa isi koleksi utama di museum ini. Mummy.

Konon, mumi yang dipajang di museum ini berasal dari dua kerajaan Firaun. Salah satu koleksinya bahkan diduga merupakan mumi Firaun yang tenggelam di laut merah. 

Beberapa koleksi juga merupakan artefak-artefak kuno mulai dari periode 1550-1069 sebelum masehi (SM). Total, museum dengan dua lantai di Kairo, Mesir, ini memiliki sekitar 120 ribu benda koleksi.

Siriraj Medical Museum
Museum medis atau juga disebut museum kematian ini terletak di Bangkok, Thailand. Siriraj Medical Museum kerap dijadikan referensi oleh para profesional dan mahasiswa kedokteran berkaitan dengan isu kesehatan.

Di antara koleksi museum ini adalah kerangka manusia, awetan janin, dan bagian tubuh manusia yang telah meninggal. 

Pembangunan Siriraj Medical Museum memang ditujukan untuk keperluan medis dan forensik. Di dalamnya juga ada sejumlah museum lain yang masih berkaitan dengan makhluk hidup seperti museum anatomi, museum patologi, dan museum pengobatan tradisional Thailand.

Avanos Hair Museum
Salah satu museum yang tergolong unik adalah Avanos Hair Museum di Turki. Museum yang berdiri sejak 1979 ini menyimpan koleksi rambut wanita.

Tak tanggung-tanggung, ada 16 ribu jenis rambut wanita yang diambil dari seluruh dunia. Konon, koleksi rambut di museum yang telah masuk Guinness Book of World Record ini berasal dari pengunjung perempuan yang dengan sukarela memotong rambutnya sendiri sebagai cendera mata.

Medieval Instrument Museum
Tempat yang juga dikenal dengan museum alat penyiksa ini terletak di Amsterdam, Belanda. Di dalamnya terdapat sejumlah koleksi alat penyiksa tahanan pada zaman dahulu. 

Sejumlah koleksi menunjukkan proses bagaimana seorang tahanan dipenggal, kursi yang sengaja dibuat dengan titik-titik runcing di semua bagian, bahkan sebuah kurungan menyerupai sangkar untuk menahan para tahanan.

Dessert Museum
Berbeda dari museum lain yang kerap menyimpan benda kuno, koleksi Dessert Museum justru dapat membuat pengunjungnya lapar.

Betapa tidak, museum yang berada di Filipina ini memiliki koleksi beragam jenis hidangan penutup. Mulai dari gulali, marshmallow, cake pops. es krim, permen karet, donat, dan makanan manis lainnya.

Kunstkamera Museum
Hampir mirip dengan museum kematian di Thailand, Kunstkamera Museum menyimpan koleksi berbagai jenis makhluk hidup yang mengalami kecacatan sejak lahir.

Mulai dari janin yang tidak sempurna, bentuk bayi kembar siam, sampai dengan sindrom microcephaly atau bayi berkepala kecil yang membuatnya mirip dengan kurcaci. Semua koleksi diawetkan dalam toples kaca.

Museum of Bad Art
Terakhir, ada museum dengaan semua koleksinya bernilai seni rendah bahkan tidak bernilai seni sama sekali. Terletak Somerville, Massachusetts, Amerika Serikat, museum ini didirikan oleh seseorang bernama Scott Wilson dengan tujuan menghargai karya para seniman yang dinilai gagal dengan cara yang mewah.

(MEL)

Wisatawan di Asia Pasifik Kian Menggemari Liburan Salju

Jakarta: Pasar liburan bersalju mengalami pertumbuhan yang cepat di Asia Pasifik dalam tiga tahun terakhir dengan perkiraan sekitar 238 juta pelancong termasuk 138 juta dalam 12 bulan terakhir.

Angka-angka tersebut berkorelasi dengan tingkat kemakmuran dan tumbuhnya keinginan untuk menjelajahi dunia dengan cara yang lebih eksperimental dan berbeda baik dengan keluarga maupun teman.

Temua ini dirilis oleh Club Méditerranée, atau lebih sering dikenal dengan sebutan Club Med, yaitu sebuah perusahaan Prancis yang bergerak dibidang resor dan memiliki beberapa cabang di seluruh dunia-biasanya terdapat di lokasi eksotis.

Laporan Resor Salju di Asia Pasifik yang dikeluarkan oleh Club Med mengidentifikasi pandangan-pandangan dan kelebihan-kelebihan utama resor salju di 11 negara dengan menanyakan 5.500 responden dari China sampai Australia.

Berkat dukungan dari perusahaan penelitian pasar independen Insightzclub, laporan tahun ini berhasil pula memetakan pasar wisatawan yang beragam, berpengetahuan tinggi dan kaya, yang kian menggemari liburan di resor salju.


(Pasar liburan bersalju mengalami pertumbuhan yang cepat di Asia Pasifik dalam tiga tahun terakhir dengan perkiraan sekitar 238 juta pelancong termasuk 138 juta dalam 12 bulan terakhir. Temuan tersebut dirilis oleh Club Med-yaitu Hotel ini dianggap sebagai asal-mula all-inclusive resort. Foto: Dok. Club Med Indonesia)

Xavier Desaulles, CEO of Club Med, East and South Asia & Pacific, mengatakan, “Penelitian ini memberikan wawasan yang tepat waktu mengenai konsumen Asia Pasifik sekarang yang menggemari liburan salju. Pasar berkembang sangat pesat seiring dengan kian tumbuhnya jumlah orang kaya di Asia dan minat untuk melakukan liburan salju juga akan naik seiring dengan pelaksanaan Olimpiade Musim Dingin di PyeongChang dan Beijing.”
 
“Laporan ini sangat penting sebagai alat yang memungkinkan kami untuk berbagi informasi dan melayani klien dan mitra regional karena kami mengetahui bagaimana kebiasaan dan kebutuhan mereka berkembang, dan juga karena kami terus membuka resor gunung baru, baik di pasar regional dan global,” tambahnya.  

(Baca juga: Ayo, Nikmati Salju Musim Dingin di Korea Selatan)

Milenial Memimpin Pasar yang Tumbuh Pesat
 

Tidak mengherankan, China adalah pasar penggemar salju terbesar di dunia, diikuti oleh India dan Jepang. Namun, pasar dengan sedikit atau tanpa salju seperti Hong Kong SAR, Singapura dan Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang kuat meskipun dari basis yang lebih kecil karena mereka mencari liburan berbasis pengalaman yang lebih banyak serta segarnya udara.

Meski usia rata-rata penduduk di negara dengan liburan salju adalah 38 tahun, negara-negara dengan populasi milenium besar seperti China, Malaysia, Indonesia dan India memiliki usia rata-rata lebih muda, yaitu 34 tahun. Jepang memiliki usia rata-rata tertua yaitu 45 sejalan dengan karakteristik demografinya.
 
Saat ini liburan salju tetap mejadi domain orang kaya. 85 persen pelancong liburan salju Asia memiliki pendapatan rumah tangga sebesar USD4.000 atau lebih – jauh lebih tinggi daripada populasi umum Asia Pasifik sebesar 33 persen.

Ada yang berbeda juga karena dalam temuan ini wanita lebih memimpin. “Liburan salju secara tradisional didominasi laki-laki tetapi beberapa pasar menunjukkan bias perempuan yang kuat dan minat yang meningkat dalam petualangan salju di luar ruangan di luar ski dan snowboarding.

Hong Kong SAR (57%), Singapura (56%), Malaysia (58%) dan Australia (54%) memimpin bias peringkat terhadap lebih banyak wisatawan salju wanita. Jepang (83%) dan India (70%) masih didominasi laki-laki,” tulis rilis yang diterima Medcom.id.


(Club Méditerranée, atau lebih sering dikenal dengan sebutan Club Med, yaitu sebuah perusahaan Prancis yang bergerak dibidang resor dan memiliki beberapa cabang di seluruh dunia-biasanya terdapat di lokasi eksotis. Foto: Dok. Club Med Indonesia)

Lebih dari Sekedar Ski
 
Tidak seperti di Amerika Utara dan pasar Eropa yang sangat ski dan snowboard sentris, pelancong Asia Pasifik mencari pengalaman salju yang jauh lebih beragam, terkadang tanpa ski atau snowboard sama sekali.
 
Dengan makanan ada di jantung banyak budaya Asia, tidak mengherankan melihat mereka makan makanan lokal (53%) berada di atas daftar, diikuti dengan menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman-teman (51%) dan kegiatan menyenangkan lainnya di gunung (50%) pembulatan dari tiga besar.

Atraksi lokal (47%) dan kontak dengan alam (47%) juga merupakan pertimbangan yang populer. Spa masuk ke dalam 10 aktivitas teratas untuk liburan yang lengkap dengan resor yang dilengkapi dengan akses ke semua fasilitas yang diperlukan.
 
Secara signifikan, 29% juga menyatakan tidak melakukan apa pun sebagai alasan untuk pergi ke destinasi gunung yang menunjukkan keinginan untuk menjauh dari itu semua dan menikmati lingkungan mereka.


(China adalah pasar penggemar salju terbesar di dunia, diikuti oleh India dan Jepang. Foto: Dok. Club Med Indonesia)

Jatuh Cinta dengan Jepang, Korea dan Swiss
 

Sembilan dari 11 pasar memilih Jepang sebagai pilihan utama untuk liburan bersalju di wilayah tersebut. Dikenal karena pemandangannya, kegiatannya yang beragam, butiran salju serta masakannya, pecinta salju pun berbondong-bondong ke Hokkaido di Jepang.
 
Setelah Hokkaido, resor di Korea Selatan rupanya sangat menarik bagi pasar Asia dan menempati urutan kedua, sementara pendatang baru China mengekor di posisi keempat. Dengan berakhirnya Olimpiade Musim Dingin di PyeongChang, Korea Selatan pada tahun 2018 dan Olimpiade Musim Dingin Beijing pada tahun 2022 mendatang, animo terhadap kedua destinasi tersebut pun terus ditingkatkan.
 
Kejutan datang dari Swiss yang menempati posisi ketiga secara regional dan peringkat pertama untuk tujuan jangka panjang.
 
Untuk orang India yang menggilai salju, Swiss merupakan tujuan yang paling diminati, di mana sebagian faktor pendorongnya yakni popularitas negara tersebut dalam layar Bollywood. Sementara itu, St Moritz di Swiss menjadi tujuan jangka panjang pertama bagi orang Asia yang mencari liburan bersalju.
 
Rata-rata, 78 persen turis Asia-Pasifik tinggal lebih dari empat malam dan 50 persen dari mereka menghabiskan setidaknya USD300 per hari per orang.
 
Di Asia Pasifik, hotel dan resor adalah pilihan utama akomodasi, dengan 90 persen populasi memilih kedua tempat ini. Para pelancong kelas atas dari Asia pun memprioritaskan kenyamanan saat berwisata salju.
 
Selama setahun terakhir, Club Med adalah pemimpin pasar dalam hal liburan musim salju (brand nomor satu) di Hong Kong, Singapura, dan Indonesia di kategori kelas atas, dengan 70 ribu pelancong mengunjungi resor pegunungannya di seluruh dunia. Club Med tumbuh 60 persen dibanding tahun lalu-semakin menuju tempat teratas di seluruh pasar Asia Pasifik.

(TIN)

Terbang dan Nikmati Kenyamanan Layaknya Seperti dalam Keranjang Bayi

Jakarta: Pernahkah Anda membayangkan terbang berjam-jam lalu bisa tidur senyaman seperti berada di dalam keranjang bayi? Bukan mimpi dan khayalan karena maskapai penerbangan All Nippon Airways (ANA) memiliki business class seat senyaman seperti Anda sedang beristirahat di dalam keranjang bayi.

Tak berlebihan karena ANA mengeluarkan dua jenis business class seat. Staggered seat yaitu seat yang dapat dibaringkan sampai 180 derajat atau sering juga disebut full-flat bed. ANA adalah maskapai penerbangan Jepang pertama yang memiliki seat yang dapat dibaringkan sampai 180 derajat dan disusun secara berbaris.

Selain full-flat bed, kursi ini juga memiliki beberapa fungsi seperti tempat penyimpanan untuk barang besar di bawah layar dan tombol “Do not disturb” yang dapat dinyalakan apabila ingin beristirahat.

Staggered seat ini dapat dinikmati pada penerbangan malam hari Jakarta-Haneda (NH856) dan semua penerbangan dari Jepang untuk tujuan 11 kota di Amerika dan 6 kota di Eropa.

(Baca juga: Mengintip Hotel ala Backpacker di Asahikawa, Jepang)


(Staggered seat yaitu seat yang dapat dibaringkan sampai 180 derajat atau sering juga disebut full-flat bed. Foto: Dok. Vector Indonesia)

Yang kedua adalah Cradle seat, di mana penumpang dapat beristirahat di kursi yang luas dengan lebar 59 inch dan tidur dengan nyaman seperti di keranjang bayi. Tempat meletakkan kaki atau yang biasa disebut footrest pada seat ini dapat diatur sampai 4 cara.

Cradle seat ini dapat dinikmati pada rute penerbangan Jakarta-Narita (NH836) maupun Jakarta-Haneda (NH872) yang berangkat pada pagi hari dari Jakarta-tipe pesawat mungkin dapat berubah sewaktu-waktu.

Dan kemewahan serta kenyamanan kedua business class seat di atas dijumpai tim Medcom.id di pameran HSBC-ANA Business Class Seat Showcase & Travel Fair yang diselenggarakan di Grand Ballroom 3, Pullman Hotel Central Park yang berlangsung dari Kamis, 18 Oktober 2018 sampai Minggu, 21 Oktober 2018.

Pameran business class seat yang bekerja sama dengan PT HSBC Indonesia ini disebutkan oleh Mr. Nishigori, selaku Chief Representative, All Nippon Airways, Jakarta adalah ingin mengenalkan kualitas servis business class secara langsung. “Agar customer di Indonesia mendapatkan pengalaman terbang yang lebih nyaman,” ungkapnya.

Dewi Tuegeh, SVP & Head of Customer Value Management, PT HSBC Indonesia mengatakan, “Kami berkolaborasi dengan ANA dikarenakan saya melihat adanya kesamaan dalam visi untuk memberi pengalaman terbaik kepada customer. Untuk customer yang memiliki antusiasme tinggi dalam traveling, bukan hanya di Asia, kami juga memfasilitasi penerbangan untuk ke Amerika. Kolaborasi ini akan memberi nilai yang akan dinikmati para customer.”


(Cradle seat, di mana penumpang dapat beristirahat di kursi yang luas dengan lebar 59 inch dan tidur dengan nyaman seperti di keranjang bayi. Tempat meletakkan kaki atau yang biasa disebut footrest pada seat ini dapat diatur sampai 4 cara. Foto: Dok. Vector Indonesia)

“Kami memastikan kenyamanan penumpang dalam perjalanan. Kami juga menawarkan untuk rileksasi penumpang selama perjalanan seperti piyama, sandal, baju hangat, dan berbagai amenities lainnya. Di kursi business class kami penumpang boleh merasa nyaman dalam melakukan perjalanannya ke Jepang atau ke Amerika Utara. Dan per tanggal 12 November 2018 kami akan beroperasi dari Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta,” tambah Raymond Tjia, Manager of Sales & Marketing, All Nippon Airways, Jakarta.
 
Santapan Business Class Standar Jepang

Tak lengkap jika tak mengetahui siapa di balik setiap santapan yang tersedia dalam penerbangan ANA. Adalah Purantara Inflight Catering telah menjadi solusi provider makanan selama tiga tahun berturut-turut sejak tahun 2015 untuk penerbangan ANA dari Jakarta ke Narita/Haneda.

Di balik dapur Purantara Inflight Catering, chef asal Jepang Kenzo Yoshikawa menerapkan metode Jepang untuk memastikan pengiriman makanan yang tepat waktu disertai pemilihan bahan baku yang dengan sigap dapat menanggapi permintaan customer.
 
Sesuai dengan International Food Safety Standard, Purantara Inflight Catering juga mengimplementasikan ISO 22000:2005 Food Safety Management System dengan penerapan prinsip HACCP yang disertifikasi SAI Global Australia.

Dan sebagai tambahan, Purantara Inflight Catering juga menyediakan Halal food, yang juga telah disertifikasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang diperbaharui setiap dua tahun sekali. Jadi sudah siapkah Anda untuk terbang? Karena terdapat penawaran spesial dari HSBC Indonesia di travel fair dengan menggunakan kartu kredit HSBC.

(TIN)